oleh

Isu Gempa Susulan 7.5 SR, Begini Tanggapan BMKG

ILUSTRASI (BMKG)

BEREDAR kabar gempa susulan bakal terjadi malam ini, Selasa 23 Januari 2018. Informasi ini beredar secara berantai di media sosial (medsos). Dalam menanggapi isu ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta agar masyarakat jangan mudah terpancing atau terpengaruh isu yang tidak bertanggung jawab. Dan, isu tersebut tidak benar alias ‘hoax’.

Berdasarkan pernyataan BMKG dalam Pers Release No: UM.505/IST23-13/KPG/I/2018, Rabu 23 Januari 2018 mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD setempat, serta informasi dari BMKG.

“Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil,” ujar Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Mochammad Riyadi dalam keterangan pers-nya.

Dalam release-nya, Mochammad Riyadi juga menyebutkan, gempa bumi berpusat di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa. Karena gempa bumi ini relatif kecil sehingga tidak cukup kuat untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami. Dari hasil monitoring BMKG sampai jam 15:49:18 WIB, telah terjadi 20 gempa bumi susulan yang tercatat, dengan rentang kekuatan gempa bumi susulan adalah M 2.5 – M 4.9.

“BMKG terus memonitor perkembangan gempa bumi susulan dan hasilnya akan diinformasikan kepada masyarakat melalui media,” katanya.

Dampak gempa bumi ini sendiri, menurut Muchammad Riyadi, digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor II SIG-BMKG (IV-V MMI), Bandung dan Lampung II SIG-BMKG (III MMI), Bantul dan Kebumen I SIG-BMKG (II MMI).

Gempabumi selatan Jawa ini, lanjutnuya, termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia. Dengan Mekanisme sumbernya adalah penyesaran oblique dominan naik (Oblique Thrust).

Hatmoko Widi

Baca Juga:

  1. Gempa 6.4 SR di Banten, Ratusan Rumah Rusak
  2. Ini Dia Resep dan Cara Membuat Laksa Khas Tangerang
  3. Sepatu “Saba” Keluarkan Produk Baru dengan Gaya Casual

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update