oleh

11 Jam Bertahan Hidup Tertimbun Beton Underpass, Akhirnya Dianti Meninggal Dunia

Proses evakuasi dua korban tertimbun beton underpass di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang.

DIANTI Diah Ayu, korban tertimbun beton underpass saat longsor di Jalan Parameter Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Senin 5 Februari 2018 kemarin, akhirnya meninggal dunia. Korban menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Maya Pada, Kota Tangerang, Selasa 6 Februari 2018 pukul 06:47 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun lensapena.id, korban Dianti yang tertimbun selama kurang lebih 11 jam di dalam mobil Honda Brio yang ia kendarai, berhasil dievakuasi pada Selasa 6 Februari 2018 sekitar pukul 03:00 WIB. Lalu, korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang. Namun beberapa waktu kemudian, korban dipindahkan di Rumah Sakit Maya Pada, Kota Tangerang. Namun nyawanya tidak tertolong. Dan, pada Senin 6 Februari 2018, korban meninggal dunia.

Dianti tertimbun di bawah reruntuhan material beton underpass bersama rekannya, Mudmainah Samsudin. Pada saat longsor menimpa keduanya, Mudmainah duduk berada di samping Dianti yang sedang mengoperasikan kendaraan. Mudmainah berhasil dievakuasi pada hari Selasa 6 Februari 2018 sekitar pukul 7:00 WIB, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siloam

Kedua korban ini adalah karyawan GMF di area Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Direktur Utama Keuangan GMF, Insan Nurcahyo membenarkan jika Mudmainah dan Dianti adalah karyawan GMF. Pihaknya juga mengucapkan belangsungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya karyawannya, Dianti, dalam peristiwa tersebut.

“Meninggal (Dianti-red) sekitar pukul 06:47 WIB. Kami juga mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya, semoga mendapat tempat di sisi-NYA, dan kami merasa kehilangan,” ungkap Nurcahyo.

Kapolres Bandara Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Ia juga membenerkan jika korban Dianti Diah Ayu meninggal dunia.

“Yang pasti, kita akan segera melakukan olah TKP bersama-sama dengan Puslabfor. Dan, untuk korban Dianti, meninggal dunia pada pukul 6:47 WIB,” pungkasnya.

Hatmoko Widi

Baca Juga:

  1. Sejak 1920, Hingga Kini Kecap Benteng Cap SH Ini Masih Tetap Eksis
  2. Proyeksikan Penambahan 10.000 Pelanggan, PDAM Bangun Intake dan IPA di Solear
  3. Kepemimpinan Baru APTA Siap Promosikan Produk Merek Sendiri

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update