oleh

Pengrajin di APTA Butuh Ruang untuk Promosi

Sandal gunung ORTLER., salah satu produk pengrajin APTA

PELAKU usaha sepatu dan sandal yang tergabung di Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA) butuh fasilitas atau ruang promosi untuk mendongkrak pasar. Pasalnya, pelaku usaha yang berkarya secara mendiri ini, tidak memiliki banyak modal untuk memasang iklan. Untuk itu, mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa ikut membantu dalam mengenalkan produknya.

Ketua APTA Widi Hatmoko mengungkapkan, sebelumnya ia bersama beberapa pengurus dan anggotanya pernah melakukan audensi dengan Bupati Tangerang yang saat itu masih dijabat oleh Ahmed Zaki Iskandar. Salah satu hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, kata Widi, adalah meminta agar Pemkab Tangerang memberikan fasilitas untuk promosi, baik melalui radio, maupun papan-papan reklame. Agar masyarakat mengenal, dan tahu jika pengrajin Tangerang mampu dan memiliki produk yang patut dibanggakan.

“Dalam pertemuan itu, Pak Bupati didampingi beberapa pejabat dinas di jajaran Pemkab Tangerang. Diantaranya adalah Dinas Kominfo dan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA-red). Yang kita sampaikan waktu itu, kita meminta fasilitas untuk promosi,” ujar Widi Hatmoko, Rabu 11 April 2018.

Promosi produk pengrajin Tangerang ini, menurut Widi, sangat penting. Karena selain mengajak masyarakat Tangerang untuk mencintai produk lokal daerahnya, juga membantu para pengrajin dalam membangun perekonomian masyarakat Kabupaten Tangerang sendiri.

“Kita berharap, produk-produk sepatu atau sandal para pengrajin ini segera terpampang dan dikenal oleh masyarakat, terutama masyarakat Tangerang sendiri. Supaya masyarakat tau bahwa warga Tangerang juga mampu dan memiliki produk yang bisa dibanggakan. Supaya masyarakat juga tidak terlena memakai produk dengan merek bajakan melulu,” tandasnya.

Erdiyanto

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE