oleh

Hari Moekti, Dai dan Mantan Roker Itu Telah Berpulang


Hari Moekti, sang dai mantan roker itu meninggal pada usia 61 tahun, di di Rumah Sakit Dustira Cimahi, Bandung. (ISTIMEWA)

KABAR duka datang dari  Ustadz Hari Moekti. Mantan Roker kelahiran Cimahi 25 Maret 1957 yang telah berintegrasi dan memilih hidup sebagai seorang dai   itu, meninggal dunia akibat serangan jantung. Hari meninggal di Rumah Sakit Dustira Cimahi, Bandung pada Minggu 24 Juni 2018, sekitar pukul 21.05 WIB.

Kabar meninggalnya Hari Moekti tersebar luas di media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook. Akun Twitter seniman serbabisa Sudjiwotedjo, @sudjiwotedjo ikut mengabarkan duka tersebut.

“Met jalan Kang Hari Moekti … Sampai jumpa … #utangRasa,” tulis Sudjiwotedjo.

Dari akun @indonesiabertauhid dituliskan pula:
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Assalamualaikum wrwb. Telah meninggal dunia jam 20.49 hari ini kakak tercinta, sahabat pejuang, pendakwah pemberani hariyadi wibowo HARI MOEKTI doanya, semoga arwah kakanda pejuang diterima disisi Allah SWT. Pengirim berita MOEKTI CHANDRA.”

Ustaz Felix Siauw juga ikut mengabarkan meninggalnya Hari Moekti di akun twitternya:

“Selamat jalan Ustadz H. M. Khair Hari Moekti. Semoga amalmu, dakwahmu, istiqamahmu, dibalas lebih baik oleh Allah. Salah satu pengagum yang tercerahkan olehmu adalah aku,” kata Felix di akun twitter @felixsiauw.

Untuk ketahui, Hari Moketi memulai karier musiknya dari band Darodox. Kemudian ia kembali ke Bandung di tahun 1980 dan bergabung bersama grup Orbit Band, dilanjutkan dengan New Bloody. Dan, pada tahun 1982 Hari pindah ke Jakarta dan menjadi anggota grup Makara. Ia bersama band itu sampai sekitar tahun 1985 sebelum memutuskan untuk bersolo karier. Kariernya semakin cemerlang ketika ia memutuskan untuk bergabung bersama grup Karakatau di tahun 1985.

Beberapa lagu Hari Moekti yang sempat hits di era 80-an adalah Ada Kamu, Lintas Melawai, Aku Suka Kamu Suka, Satu Kata dan Hujan Rindu. Namun, karier muusiknya berhenti ketika ia memutuskan untuk berintegrasi menjadi seorang pendakwah. Sebagai pendakwah, ia juga sangat dikenal luas dan ia memiliki banyak jamaah.

Hatmoko

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update