oleh

Tawuran Antar Pelajar, 1 Tewas dan 2 Orang Masuk Bui

Wakapolsek Kembangan saat menunjukan barang bukti

ATAS kerja sama aparat Kepolisian Sektor Kembangan bersama tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat, dalam waktu kurang dari 24 jam berhasil mengamankan dua anak yang diduga pelaku penganiayaan yang menewaskan David Riyanto dan melukai Muhammad Ubaydillah pelajar SMP Al Mansuriyah, Kembangan.

Untuk korban terluka patah tulang atas nama Muhammad Ubaydillah, dipukul bagian kepala dan tangan sebanyak dua kali, sedangkan korban meninggal dunia atas nama David Riyadi dipukul bagian kepala hingga kehilangan kendali dan menabrak mobil yang sedang terparkir.

Kapolsek kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Egman Adnan melalui Wakapolsek Kembangan AKP Herjhon Silaban, mengungkapkan, penangkapan berawal Tim Buser Polsek Kembangan mendapat informasi masayarakat yang membawa korban meninggal ke RS Puri Indah, serta korban lain yang di
larikan ke RS Graha Kedoya.

“Pertama anggota kami mendatangi rumah sakit tersebut dan mendapat ciri-ciri pelaku, kemudian mengulas TKP hingga berhasil menangkap AAZ (15 TH) di Komplek Kejaksaan Karang Mulya Kota Tangerang dan AKM (14 TH) di Jalan H. Mading, Kembangan Utara, Kembangan Jakarta Barat, pada senin 19 November 2018,” ujarnya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kembangan IPTU Dimitri menjelaskan bahwa kedua tersangka merupakan pelajar kelas IX MTs Sa’adatud Darain yang saat itu melakukan aksi balas dendam.

“Jadi motifnya itu, balas dendam pada penyerangan hari Jumat lalu 16 Nopember 2018, saat kelompok korban yang konvoi bermotor, sempat memukul mundur kelompok tersangka, hingga insiden di lerai security,” kata Dimitri menambahkan.

Kepada Polisi, tersangka AAZ mengaku berperan sebagai eksekutor yang memegang stick golf dan juga menganiaya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Sedangkan tersangka AKM meyetir motor dan menyediakan stick golf dan menganiaya hingga mengakibatkan korban terluka.

Barang bukti yang berhasil diamankan saat digunakan untuk aksi tawuran

Barang bukti yang diamankan berupa 2 potong baju seragam sekolah SMP Al Mansyuriah, satu batang besi patahan stik golf, 1 unit sepeda motor jenis Honda scoopy warna putih B-6119-UTT (milik pelaku), dan satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio B-3729-BFA ( milik korban ).

“Maka akibat perbuatanya, kini kedua tersangka kita jerat Pasal 80 ayat (2) dan ( 3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 351 (3) KUHPidana,” tutupnya.

Herpal

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update