oleh

Tingkatkan Pelayanan, Astra Tol Tamer Bangun SS Balaraja

LENSAPENA – Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit, meninjau proyek pekerjaan Simpang Susun (SS) Balaraja Timur dan pelebaran lajur ke-3 sepanjang 12,5 km Tol Tangerang-Merk, Kamis 8 Agustus 2019.

Dalam kesempatan ini, Danang Parikesit didampingi oleh jajaran Direksi PT Marga Mandalasakti, serta Perwakilan Direksi PT Astra Tol Nusantara.

Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti, Krist Ade Sudiyono, menjelaskan bahwa pelebaran lajur ke-3 sepanjang 12,5 km dilakukan mulai dari Balaraja Barat KM 39+200 hingga Cikande KM 51+700. Ia juga mengatakan, pihaknya juga sedang mengembangkan teknologi Single Line Free Flow (SLFF) untuk memudahkan pelayanan bertransaksi. Hal ini, menurut Krist, sebagai bentuk komitmen PT Marga Mandalasakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna Jalan Tol tersebut.

“Simpang Susun Balaraja Timur ini merupakan penyempurnaan akses penghubung jaringan Jalan Tol Tangerang-Merak yang juga bentuk peningkatan pelayanan kami terhadap pengguna jalan. Kami berharap Simpang Susun Balaraja Timur dan Pelebaran Lajur ke-3 Balaraja Barat-Cikande memberikan dampak positif pada pengembangan wilayah dan peningkatan perekonomian Provinsi Banten,” jelas Krist Ade Sudiyono.

Ia juga menjelaskan, pembangunan simpang susun Balaraja Timur ini terdiri dari pembangunan jembatan simpang susun, ramp 1 (off ramp arah Jakarta), ramp 2 (on ramp arah Jakarta), ramp 3 (off ramp arah Merak), ramp 4 (on ramp arah Merak) dan jalan akses sampai dengan pertemuan jalan nasional. Simpang Susun ini menghubungkan jaringan jalan antar Jakarta-Merak. Hingga kini, progres pekerjaan sudah memasuki 79 persen, diharapkan dapat diselesaikan pada semester 2 tahun ini.

“Simpang Susun Balaraja Timur ini merupakan penyempurnaan akses penghubung jaringan Jalan Tol Tangerang-Merak yang juga bentuk peningkatan pelayanan kami terhadap pengguna jalan. Kami berharap Simpang Susun Balaraja Timur dan Pelebaran Lajur ke-3 Balaraja Barat-Cikande memberikan dampak positif pada pengembangan wilayah dan peningkatan perekonomian Provinsi Banten,” jelas Krist Ade Sudiyono.

Masih menurut Kris, dukungan terhadap program Pemerintah secara konsisten juga terus dilakukan ASTRA Tol Tangerang-Merak melalui inovasi dan pengembangan transaksi nirsentuh melalui free flow system. Pada awal penerapan free flow system, ASTRA Tol Tangerang-Merak menggunakan sistem Single Lane Free Flow (SLFF), yaitu sistem pembayaran tanpa henti dalam setiap lajur transaksi.

“Saat ini kami telah menerapkan SLFF Teknologi dengan menggunakan teknologi Dedicated Short Range Communication (DSRC), untuk memungkinkan penyimpanan data atau identitas kendaraan di dalam alat yang diletakkan di dalam kendaraan atau on board unit (OBU). Dalam pelaksanaannya dibutuhkan kesiapan tidak hanya dari pihak pengelola jalan tol saja namun juga kesiapan dari masyarakat untuk beralih dari sistem manual dan otomatis menuju sistem free flow,” paparnya.

Saat ini instalasi SLFF sudah dipersiapkan di Entrance Gerbang Tol Serang Barat dan Cikande dan Exit Gerbang Tol Cikupa dan Serang Timur dengan masing-masing 1 lajur yang diharapkan dapat mempercepat waktu tempuh pengguna jalan serta meningkatkan kapasitas transaksi di Ruas Tol Tangerang-Merak.

Widi

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update