oleh

Cabuli Tiga Bocah Sekaligus Oknum Tukang Macilor Babak Belur, Digelandang Polisi

LENSAPENA – Awalnya, YS (32), mangkal jualan makroni aci dicampur telor alias Macilor di Jalan Tenis Raya RT 012/014, Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat pada Selasa 26 November 2019. Namun ketika melihat tiga cewek yang masih kecil, mungil dan cantik itu bermain di sekitarnya, tiba-tiba birahinya kambuh. Nafsunya tak terbendung, sampai akhirnya membuat akal-akalan mengajak tiga bocah tersebut bermain sunat-sunatan.

Niat busuk oknum tukang Macilor itu pun disambut oleh tiga bocah yang belum tahu apa-apa tersebut. Lalu, digiringlah tiga calon korbannya yang masing-masing berinisial AA (7), CAF (6), dan KAS (5) itu ke sebuah gudang tak jauh dari lokasi. Pada saat itulah, aksi oknum tukang Macilor itu bak setan alas: jari-jemarinya meraba dan memasukkannya ke dalam kemaluan bocah polos rersebut satu persatu.

Setelah hasrat bejatnya itu tersalurkan, para korbannya diajak keluar dari gudang tersebut. Ketiga bocah ini pun kembali pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan oknum tukang Macilor itu bak orang tak berdosa, kembali ke pangkalannya dan meneruskan berjualan.

Aksi bejat YS ini terungkap ketika sampai di rumah masing-masing, para korbannya menceritakan apa yang baru dialaminya tersebut kepada para orang tua mereka. Sontak saja, para orang tua korban oknum tukang Macilor tersebut meradang, marah dan diam-diam melaporkannya ke Polsek Cengkareng.

Menanggapi laporan tersebut, Team Opsnal Polsek Cengkareng langsung ke lokasi dan menciduk pelaku pada hari itu juga, Selasa, 26 November 2019 sekitar pukul 11:00 WIB. Warga yang berada di lokasi pun ikut kesal dengan perbuatan pelaku. Sontak mereka menghadiahkan ‘bogem mentah’ ke wajah pelaku hingga babak belur, dan terluka pada bagian wajahnya.

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya sedang memproses pelaku.

“Ya benar, pelaku YS ini melakukan pencabulan terhadap tiga korbanya yang masih di bawah umur,” kata Khoiri didampingi Kanit Reskrim AKP Antonius kepada lensapena.id, Rabu 27 November 2019.

Kapolsek juga menegaskan, akibat pebuatanya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 82 Ayat 1 jo Pasal 76 Huruf e UURI No. 35 Tahun 2014.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update