oleh

Dalam 14 Hari Polisi Tindak 6.000 Pelanggar Lalu Lintas

LENSAPENA – Dalam kurun waktu 14 hari, yaitu selama digelarnya Operasi Zebra Kalimaya 2019, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota (Polresta) Tangerang, berhasil menilang 6.000 pelanggar, baik roda dua maupun roda empat.

Kanit TurJawali Satlantas Polresta Kota Tangerang Iptu Agus Salim, menjelaskan, dari 6.000 pelanggar yang terjaring operasi tersebut lebih didominasi oleh kendaraan roda dua

“Dari enam ribuan pengendara lebih banyak sepeda motor,” ujarnya saat ditemui pada hari terakhir Operasi Zebra Kalimaya, Selasa 5 November 2019.

Baca juga: Tiga Touris Hilang Tenggelam di Perairan Pulau Sangiang

Agus juga menjelaskan, pada saat digelarnya operasi, pengendara roda dua banyak yang memutar balik dan memilih bersembunyi di warung. Hal ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih kurang. Mereka tidak mematuhi aturan berlalu lintas yang benar. Pun demikian, kata Agus, anggota yang berada di lokasi berusaha untuk mencegah aksi mereka.

“Ya menghampiri jangan sampe balik arah. Padahal bahaya, banyak yang melintas, takut kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Baca juga: Batik Tangerang Tampil dalam Bentuk Sepatu Cantik dan Keren

Para pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam Operasi Zebra Kalimaya ini, rata-rata tidak memiliki izin mengemudi dan kendaraannya mati pajak. “Rata-rata sih banyak yang gak punya SIM sama mati pajak. Padahal itu buat jaga-jaga juga,” tambahnya.

Dia juga mengungkapkan, pada Operasi Zebra Kalimaya 2019 ini, jumlah pelanggar lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. “Belom kami rekap semuanya, tapi pastinya lebih banyak dari tahun lalu. Tahun lalu ga ada sampai 6.000-an kayak gini,” pungkas Agus Salim.

Baca juga: IBEC 2019, Dispora Banten Dorong Peserta Jadi Pro Player

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update