oleh

Empat Hari Pencarian, Tiga Touris WNA di Perairan Sangiang Belum Ditemukan

LENSAPENA – Hingga saat ini tiga touris berwarga negara asing (Tiongkok) yang hilang saat menyelam di wilayah Selat Sunda, tepatnya di perairan Pulau Sangiang, Anyer, Kabupaten Serang pada 3 November lalu belum ditemukan. Tim Search and Resque (SAR) gabungan masih terus melakukan pencarian.

Saat melakukan monitoring dan meninjau Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Merak, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan memberikan semangat kepada seluruh anggota yang tergabung dalam tim SAR gabungan tersebut. Dia juga meminta kepada seluruh tim untuk menggunakan perlengkapan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Tetap waspada dan utamakan keselamatan diri dan tim, serta mengecek alat Hyperbaric Chamber Mobile yang di miliki TNI AL yang merupakan alat pendukung oksigen lengkap untuk para penyelam dalam memulihkan penyakit dekompresi akibat menyelam,” katanya.

Wakapolda juga meminta doa dari masyarakat agar upaya yang dilakukan TIM semua dapat berhasil dengan baik.

Humas Basarnas Banten, Galih mengatakan, menjelaskan bahwa dalam melakukan pencarian tiga touris yang hilang tersebut, tim SAR gabungan sempat memperluas zona pencarian, yaitu dari 210 nautical mile (NM) menjadi 420 NM.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, mengungkapkan bahwa proses pencarian sempat dihentikan karena situasi cuaca tidak kondusif. Sehingga masing-masing tim sempat berkumpul kembali ke Posko Terpadu Merak dan Pelabuhan Paku Anyer untuk selanjutnya melaksanakan pengecekan anggota serta perlengkapan masing-masing.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Sangiang, Kabupaten Serang, Banten. Para penyelam yang hilang disebut merupakan wistawan yang datang dalam rombongan menyelam dengan jumlah tujuh orang.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update