oleh

Film Drama Horor “Kajeng Kliwon” Masuk Pasar Asia

Banner IDwebhost

LENSAPENA – Film ber-gener horor Indonesia ternyata tidak hanya disukai di dalam negeri saja, tapi juga luar negeri. Kali ini film berlatar belakang tradisi dan budaya Bali, “Kajeng Kliwon” didistribusikan ke manca negara, yaitu Kamboja, Malaysia, dan Vietnam.

Film ini dibintangi oleh Amanda Manopo sebagai Agni, seorang dokter cantik berdarah Bali dan Crist Laurent sebagai Niko yang berprofesi fotografer. Selain itu juga penampilan dari artis lainnya seperti Catherine Wilson, Indah Kalalo, Mutia Datau dan artis dari Malaysia Atiqah Suhaemi, serta bintang lain Vincent, Egy Fadli dan Weda Nanda.

Bambang Drias selaku sutradara dalam film drama ber-genre horor ini, mengungkapkan, film ini memiliki daya tarik sehingga didistribusikan ke pasar Asia. Hal ini, kata Bambangm karena pasar dunia mengetahui potensi Bali sebagai daerah yang memiliki keberagaman budaya dan tradisi yang masih sangat kental.

Sebelumnya, kata Bambang, film ini berjudul ‘Rangda’. Namun karena ‘Rangda’ untuk masyarakat di luar Bali belum banyak yang paham, diganti dengan ‘Kajeng Kliwon’.

Menurut Bambang, dalam film ini turut mengangkat kearifan lokal dan kebudayaan Bali dengan mengutamakan masyarakat Bali dalam mempertahankan adat istiadat dan melestarikan budaya.

Executive Produser Watin menambahkan bahwa melalui film “Kajeng Kliwon” ini, pihakanya ingin mengedukasi masyarakat bahwa Bali tidak hanya memiliki keindahan alam tetapi juga penuh dengan tradisi dan budaya.

“Kalau untuk kendalanya seperti tempat yang susah, karena jaraknya lumayan jauh, waktu syutingnya juga tengah malam,” katanya saat konferensi pers.

Dia mengatakan syuting “Kajeng Kliwon” membutuhkan waktu satu bulan, dengan mengambil tiga lokasi di Bali yaitu Kabupaten Singaraja, Tabanan, dan Gianyar.

“Ya jadi tidak hanya mampu menampilkan sisi magis di Bali, juga memperlihatkan bagaimana pesonanya Pulau Dewata ini, yang pasti kalau penasaran bisa langsung ditonton ya,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update