oleh

Merokok Shisha, Ternyata Ini Risiko dan Bahayanya

Banner IDwebhost

LENSAPENA – Merokok shisha atau hookah saat ini sedang digandrungi masyarakat bahkan telah menjadi bagian dari pergaulan. Tidak hanya orang dewasa atau remaja, tapi juga mulai merangsek ke dunia anak dibawah umur atau menginjak ABG.

Shisha sendiri merupakan gaya merokok ala Timur Tengah. Cara merokok shisha berbeda dengan mengisap rokok tembakau pada umumnya. Shisha menggunakan tabung atau pipa yang berisi air dengan wadah sebagai tempat asap, mangkuk, pipa, dan selang. Di dalam tabung itu, terdapat tembakau yang dibuat khusus dan dipanaskan dengan ditambahkan rasa buah-buahan. Tabung shisha juga dilengkapi dengan selang untuk menghirup asap yang dihasilkannya.

Nah, bicara soal rokok yang satu ini, ternyata memiliki dampak yang kurang baik terhadap kesehatan. Bahkan, mengkonsumsi rokok shisha ini, jauh lebih berisiko dari merokok biasa.

Shisha mengandung tembakau dan kandungan beracun lain seperti nikotin, tar, karbon monoksida, arsenik, dan timah. Meski kandungannya sama dengan rokok biasa, namun asap shisha lebih beracun daripada rokok tembakau. Jika dibandingkan dengan sebatang rokok tembakau, asap shisha mengandung arsenik dan nikel yang lebih tinggi, kandungan tar 36 kali lebih tinggi, dan karbon monoksida 15 kali lebih tinggi.

Merokok shisha biasanya memakan waktu yang lebih lama dibandingkan merokok tembakau, sehingga, kandungan nikotin dan unsur penyebab kanker yang masuk ke dalam paru-paru pun lebih tinggi. Satu jam merokok shisha sama dengan merokok 40 hingga 400 batang dengan menggunakan rokok biasa, tergantung pada kedalaman hirupan dan berapa lama menghisap shisha tersebut.

Berikut beberapa risiko kesehatan yang dapat dialami oleh perokok shisha:

  • Beragam jenis kanker, seperti kanker mulut, kanker paru-paru, kanker lambung, kanker esofagus, dan kanker kandung kemih
  • Penyakit jantung
  • Penyakit periodontal
  • Penyakit pembuluh darah perifer
  • Infeksi

Selain itu, tabung dan selang shisha yang dipakai oleh kafe penyedia shisha bisa saja tidak dibersihkan dengan benar. Hal itu dapat mempermudah penyebaran penyakit menular, seperti pilek, flu, dan herpes oral. Wanita hamil juga berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah, dan bayi bisa terlahir dengan penyakit pernapasan.

Komentar

News Update