oleh

Disporbudpar: Kabupaten Tangerang Tidak Punya Sejarawan

LENSAPENA | Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Tangerang mengakui bahwa hingga saat ini Kabupaten Tangerang belum memiliki Sejarawan atau pakar sejarah yang jelas. Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Kebudayaan pada Disporbudpar Muhamad Syafei, didampingi Kepala Disporbudpar Kabupaten Tangerang Surya Wijaya di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

“Kalau guru sejarah memang banyak, tapi tidak bisa juga disebut Sejarawan,” ujar Muhamad Syafei.

Pun demikian, kata pria yang akrab dipanggil Uuk tersebut, meskipun di Kabupaten Tangerang tidak ada Sejarawan, namun masih ada orang yang dinilainya memiliki pengetahuan tentang ke-Tangerang, yaitu dari Balai Adat di Pagedangan. Hanya saja, kata Uuk, orang tersebut tinggal di Serang. Karena, selain menjadi pengurus Balai Adat di Pagedangan, juga sebagai pengurus ke-Bantenan, yaitu sebagai pengurus silsilah keturunan Banten.

“Sejarawan Kabupaten Tangerang, dinas belum bisa menilai. Pengetahuan sejarah atau pakar sejarah belum begitu jelas. Tapi yang cukup mengetahui tentang ke-Tangerangan dari Balai Adat, di Pagedangan,” kata Uuk.

Sementara itu, Kepala Disporbudpar Kabupaten Tangerang, Surya Wijaya mengaku bahwa dirinya belum lama menjabat sebagai Kepala Dinas di Disporbudpar, sehingga tidak bisa terlalu banyak untuk bisa menjawab tentang yang berhubungan dengan sejarah atau kebudayaan di lingkup Disporbudpar sendiri. Untuk itu, dalam menjawab pertanyaa yang terkait dengan seni dan budaya di Tangerang, dirinya lebih meminta kepada Kasi atau Kabid untuk mendampinginya.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update