oleh

Ke Rembang? Jangan Lewatkan 5 Kuliner Ini!

LENSAPENA | Rembang adalah salah satu kabupaten di wilayah pesisir Utara, tepatnya ujung sebelah Timur Jawa Tengah. Selain memiliki panorama pantai yang indah, kabupaten yang juga dikenal sebagai bumi peristirahatan Raden Ajeng Kartini. Sejarah juga mencatat bahwa Rembang menjadi salah satu tempat awal pendaratan Jepang di Pulau Jawa selain Merak dan Indramayu pada bulan Maret 1942.

Di salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Rembang, yaitu Lasem, juga memiliki obyek wisata sejarah yang cukup menakjubpak, yaitu kawasan wisata cagar budaya. Di Lasem terdapat Tiongkok Kecil Heritage, Rumah candu atau Lawang Ombo, serta ratusan bangunan Tionghoa yang usianya sudah ratusan tahun.

Nah, jika Anda jalan-jalan ke daerah Rembang ini, rasanya juga kurang lengkap jika tidak mencicipi kuliner khasnya, yang jarang didapatkan di tempat lain. Di daerah ini, terdapat 5 kuliner unik yang khas, dan siap memanjakan lidah Anda saat menikmati indahnya panorama laut dan obyek wisata cagar budaya yang kaya akan sejarah tersebut. Diantaranya adalah:

Kualiner Lontong Tuyuhan

Disebut Lontong Tuyuhan kerana diambil dari salah satu nama desa di wilayah tersebut, yaitu Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, kabupaten Tangerang. Lontong Tuyuhan disajikan dengan lezatnya opor ayam kampung yang dimasak menggunakan resep bumbu pilihan, dan warisan turun-temurun dari Desa Tuyuhan. Dan, hampir satu desa di wilayah tersebut berjualan Lontong Tuyuhan. Untuk bisa mendapatkan lezatnya Lontong Tuyuhan ini, bisa datang di sekitar perkebunan tebu di Desa Tuyuhan. Di sini terdapat puluhan penjaja Lontong Tuyuhan, yang juga menjadi salah satu obyek wisata kuliner kebanggaan masyarakat Rembang.

Sate Srepeh Bu Slamet

Mungkin Anda masih bingung dengan sate yang satu ini, karena namanya aneh, Sate Srepeh. Sate yang satu ini adalah salah satu makanan yang dianggap unik di Rembang. Sate ini sebenarnya adalah sate ayam yang disajikan dengan bumbu spesial dengan alas daun jati. Bumbu yang digunakan untuk pendamping sate ini bukan bumbu kacang seperti bumbu sate biasanya, tetapi bumbu kuning. Bumbu kuning tersebut terbuat dari rempah-rempah pilihan dan santan. Salah satu warung terkenal yang menjual sate Srepeh ini adalah Warung Srepeh Bu Slamet di Desa Tasikagung.

Kelo Mrico atau Kelo Merico

Makanan khas dan unik selanjutnya adalah Kelo Mrico atau Kelo Merico. Kelo di sini berarti sayur yang berkuah, sedang Mrico atau Merico di sini berarti merica atau lada. Bahan yang digunakan dalam pembuatannya adalah merica untuk melumuri ikan laut yang dimasak. Ikan yang digunakan dalam pembuatan makanan ini dapat disesuaikan dengan selera penikmatnya. Ada ikan sembilang, belanak, bandeng, Ikan laut, dan lainnya. Salah satu warung makan yang menyediakan masakan Kelo Mrico ini adalah Warung Makan Bu Tri, di Jalan Raya Lasem, tepatnya di seberang pojok Alun-alun Lasem. Untuk bisa menikmati sajian khas Rembang yang gurih dan menghangatkan tubuh ini, datang ke Warung Makan Bu Tri sebelum jam 12 siang. Karena, warung ini hanya menyajikan masakan yang masih hangat dan ikan yang masih segar.

Urap Latoh

Seperti yang diketahui, umumnya urap selalu menggunakan sayur-ayur. Namun tidak dengan urap Rembang. Pada Urap Rembang, bahan yang digunakan adalah rumput yang bernama Latoh yang bentuknya kecil berwarna hijau. Apa yang membuat makanan ini unik? Daun Latoh yang digunakan memiliki rasa asin, tetapi jika dipadukan dengan sambalnya, maka rasanya akan enak. Urap ini lebih lezat jika disantap dengan nasi liwet dan tempe goreng.

Soto Rembang

Soto Rembang sendiri sebenarnya mirip seperti soto-soto pada umumnya. Namun, perbedaannya dapat dilihat dari kuah santannya yang khas. Kuah Santan yang dibuat terdiri dari campuran santan dan rempah-rempah rahasia yang membuatnnya sangat enak. Sedangkan dalam satu porsi terdapat nasi, daging ayam maupun daging sapi yang lembut. Makanan ini sangat cocok dimakan ketika malam tiba atau ketika cuaca dingin untuk menghangatkan tubuh.

Bagaimana, Anda penasaran ingin mencicipinya?

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update