oleh

Mau Tau Proses dan Sejarah Pemilu? Datang ke Rumah Pintar Aria Wangsakara!

LENSAPENA | Untuk mengedukasi masyarakat, serta memberikan wawasan tentang proses demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang membuat Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara. Launching Rumah Pintar Aria Wangsakara yang berada di Gedung KPU Kabupaten Tangerang ini dilaksanakan, Rabu 18 Desember 2019.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Ali Zaenal Abidin, menjelaskan, Rumah Pintar Aria Wangsakara ini adalah salah satu media informasi tentang kepemiluan: mulai dari proses dan tata cara dalam Pemilu, yang dilengkapi dengan ruang simulasi.

Di rumah pintar ini, juga terdapat informasi audio visual tentang sejarah Pemilu dari zaman Bung Karno hingga era Jokowi. Dalam kesempatan ini juga dilauncing e-voting, yaitu aplikasi yang bisa digunakan untuk proses pemilihan (voting), baik dalam pemilihan ketua organisasi, ke-RW-an, hingga pemilihan ketua OSIS dan pemilihan Ketua Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM).

“Untuk e-voting ini adalah untuk pertama kali ada KPU, baik kota maupun Kabupaten se-Provinsi Banten. Se-Banten baru ada di KPU Kabupaten Tangerang,” ujar Ali Zaenal Abidin pada acara Launching Rumah Pintar Aria Wangsakara.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat, yang hadir dalam launching rumah pintar sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Tangerang. Karena, Rumah Pintar Pemilu Aria Wangsakara ini merupakan sarana edukasi untuk masyarakat agar mengetahui tentang bagaimana proses demokrasi dalam Pemilu, serta mengetahui sejarah Pemilu itu sendiri.

Terkait penamaan Aria Wangsakara, menurut Hidayat, adalah sebagai bentuk kecintaan penggagas rumah pintar tersebut terhadap sejarah Kabupaten Tangerang. Karena, nama Aria Wangsakara merupakan tokoh cikal-bakal sejarah Kabupaten Tangerang, dimana di dalamnya juga terdapat tokoh lain seperti Aria Jaya Santika dan Aria Yudhanegara.

Sementara itu, Sekretaris KUP Kabupaten Tangerang, Willy Patria, menambahkan, Rumah Pintar Aria Wangsakara ini dibuka untuk umum, termasuk pelajar dan mahasiswa. Dibuka setiap hari kerja. Pun demikian, kata Willy, untuk organisasi atau dari sekolah terlebih dahulu mengajukan surat permohonan untuk berkunjung.

“Yang penting bersurat saja, karena kan nanti akan kita atur waktunya, secara bergiliran,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE