oleh

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembuat dan Penjualan Senjata Api Ilegal

LENSAPENA | Jajaran Reskrim Polres Kota Tangerang berhasil mengungkap dua orang pelaku, yaitu EC sebagai penerima order dan JEP sebagai pembuat sparepart senjata api ilegal yang berasal dari airsoft gun.

Kapolres Kota Tangerang AKBP Ade Ari Syam Indradi, menjelaskan, dalam bisnisnya pelaku menawarkan jasa usahanya tersebut melalu aplikasi online tokopedia.

“Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat, yang mencurigai adanya penjualan senjata api di lingkungan tempat tinggal,” ujar AKBP Ade Ari Syam Indradi, Selasa 24 Desember 2019.

Ade juga mengungkapkan, Reskrim Polres Kota Tangerang berhasil mengamankan senjata api yang sudah jadi dan beberapa senjata airsoft gun yang belum di-upgrade dan ratusan butir amunisi peluru tajam di dalam rumah tersangka.

“Sebanyak 11 pucuk senjata api hasil upgrade, 5 pucuk air soft gun yang akan di-upgrade dan sebanyak 372 butir peluru tajam,” katanya.

Hasil pembuatan senjata api dijual dengan harga Rp11 juta hingga Rp13 juta. Sedangkan untuk order meng-upgrade dari airsoft gun menjadi senjata api dipatok harga Rp2 sampai Rp3 Juta. Selanjutnya, para tersangka akan dikenai dengan pasal 1 ayat 1 UU darurat dan No 20 tahun 1951 dengan sanksi hukuman selama.

“Hukumannya 20 tahun sampai seumur hidup!” Tegas Ade Ari Syam.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update