oleh

“Sandal Gede Jasa” TRIGLAV Jadi Perhatian Pengunjung Pameran IKM

LENSAPENA | Pameran produk UMKM dan IKM yang digelar dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang di Pusat Pemerintah, Tigaraksa diikuti oleh ratusan peserta. Berbagai produk kerajinan dan kuliner, disuguhkan untuk pengunjung. Tinggal pilih, mana suka, silahkan dibeli!

Dari ratusan stand, ada yang unik dan menjadi perhatian para pengunjung dalam perhelatan tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tersebut, yaitu “Sandal Gede Jasa”. Replika sandal berukuran lebih dari dua meter tersebut terpajang di stand milik Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA). Pengunjung yang melihat, banyak yang mengambil foto dan ber-selfie dengan sandal yang ukurannya ‘tidak kira-kira’ tersebut.

“Lucu, sandalnya gedek banget, makanya kita pengen foto, buat dipajang di medsos,” ujar Putria (18), salah seorang pengunjung pameran tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA), Widi Hatmoko, mengaku bahwa sandal ukuran raksasa itu sengaja dibuat oleh para pengrajin sandal gunung TRIGLAV untuk ditampilkan pada Karnawal Budaya yang akan digelar pada 26 Desember 2019. Selain itu, sandal super gedek tersebut dibuat juga sebagai ajang promosi, untuk menarik perhatian masyarakat bahwa ternyata Kabupaten Tangerang memiliki produk sandal gunung yang keren dan berkualitas bagus.

“Sandal TRIGLAV ini dibuat oleh kelompok IKM di Komunitas TRIGLAV. Pengerjaan sandal ini, beberapa diantaranya dilakukan oleh pengrajin yang bergabung di APTA. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban kita membantu mempromosikan produk kebanggan Kabupaten Tangerang tersebut,” papar Widi Hatmoko, Rabu 25 Desember 2019.

Widi juga mengucapkan terimakasih kepada Dinas Industri dan Perdagangan (Indag) Kabupaten Tangerang, serta Bupati Tangerang yang telah menyarankan agar perajin alas kaki ikut andil meramikan dan mempromosikan produknya.

“Terimakasih kepada Pak Bupati yang telah memberikan arahan untuk bisa tampil, juga kepada Dinas Indag yang telah memfasilitasi,” ujar Widi Hatmoko.

Naptuha, salah seorang leader pelaku IKM Komunitas TRIGLAV, dan juga tergabung di APTA, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat membutuhkan ruang untuk berpromosi dan mengangkat produk kebanggaannya tersebut. Ia juga berharap, masyarakat, terutama warga Kabupaten Tangerang bisa mendukung sepenuhnya apa yang telah dilakukan oleh Komunitas TRIGLAV.

Senada diungkapkan Haji Toni, sesepuh Komunitas TRIGLAV yang juga sebagai Wakil Ketua Umum APTA. Dia berharap, sandal TRIGLAV ini bisa diterima di pasar, dan dibanggakan oleh warga Tangerang.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update