oleh

SMSI dan PWI Tangsel Kutuk Tindakan Oknum Ormas FBR Intimidasi Wartawan

LENSAPENA | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangsel mengutuk keras intimidasi terhadap jurnalis Kabar6.com Eka Huda Rizki. Lelaki 20 tahun itu diteror secara psikis oleh anggota organisasi tersebut saat meliput organisasi massa Forum Betawi Rempug (FBR) yang mengepung Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Selasa 3 Desember 2019 lalu.

Ketua PWI Kota Tangsel Junaedi mengaku tindakan anarkis ormas ini sudah mengkhawatirkan. Pasalnya, perlakuan yang diterima Jurnalis membahayakan dan bisa berdampak kurang baik bagi kebebasan Pers di Tangsel.

“Ini berbahaya bagi rekan-rekan media dengan adanya kejadian tersebut. Saya mengutuk keras tindakan anggota ormas ini. Sangat tidak elok,” katanya.

Menurut Junaedi, di era keterbukaan sekarang ini, harusnya bentuk-bentuk kegiatan purba tersebut sudah tidak ada lagi. Wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi undang-undang. Ketika dalam pelaksanaannya jurnalis dapat intimidasi, ancaman, dan sejenis, ini masuk kategori pelanggaran serius, tidak bisa didiamkan begitu saja.

Aparat penegak hukum harus menindak pelaku yang mengintimidasi Eka. Jika tidak ada tindakan akan menimbulkan preseden kurang baik.

“Makanya setelah dapat info rekan kita diintimidasi, saya langsung ke polres karena korban melapor. Lewat tengah malam baru pulang. Saya kawal kasus ini sampai tuntas,” ujarnya.

Ketua SMSI Kota Tangsel Abi Jumaedi mengatakan, teror terhadap Eka sudah tahap membahayakan bagi kebebasan pers. Apalagi jika persoalan ini dibiarkan dan tidak ada tindakan apapun dari aparat.

“Ini tidak boleh dianggap sepele soal intimidasi Eka. Yang parahnya lagi, ia mendapatkannya di kantor pusat pemerintahan. Jika di puspem saja diteror bagaimana di daerah yang jauh dari sorotan,” ujarnya.

Dirinya pun meminta aparat penegak hukum bersikap tegas dan segera menangkap anggota ormas yang melakukan penganiyaan terhadap Eka.

“Negara tidak boleh kalah sama ormas,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, insiden yang tidak menyenangkan terhadap Eka Huda Rizky terjadi di Lobi Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jalan Maruga No.1, Serua, Ciputat.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update