oleh

Tekan Kendaraan ODOL, Ini Langkah PT. MMS ASTRA Tol Tangerang-Merak

LENSAPENA | PT. Marga Mandala Sakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) telah melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman Pelaksanaan Pengamanan, Pelayanan Bersama, dan Penegakan Hukum pada Jalan Tol di Indonesia. Pendantanganan nota kesepakatan tersebut melibatkan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Pengatur Jalan Tol serta Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI).

Hali ini adalah sebagai bentuk komitmen PT Marga Mandalasakti yang merupakan bagian dari ATI dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan untuk menciptakan kondisi jalan yang lancar, aman, nyaman dan bebas dari overload dan overdimension (ODOL).

Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti (MMS), Kris Ade Sudiyono, menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepakatan terebut dilaksanakan pada 12 November 2019 lalu.

Kris jugamengakui, sebagai penghubung antara pulau Jawa dan Sumatera yang menghubungkan Pelabuhan Merak dengan berbagai kawasan industri di Jabodetabek, Jalan Tol Tangerang-Merak sering kali dilintasi oleh kendaraan angkutan barang (KAB) yang kerap terindikasi melebihi batas muatan maupun modifikasi kendaraan angkutan barang yang tidak sesuai dengan aturan muatan atau ODOL.

Untuk itu, lanjut Kris, untuk menciptakan kondisi jalan yang lancar, aman, nyaman dan bebas ODOL, sejak tahun 2014 lalu pihaknya telah memanfaatkan teknologi Weigh in Motion (WIM) sebagai upaya pengendalian kendaraan ODOL. Hingga saat ini sudah terpasang pada Gerbang Tol Cilegon Barat, Cilegon Timur, Serang Barat dan Cikande.

“Kendaraan yang melintasi WIM, akan secara otomatis ditimbang dan diketahui bobotnya, jika melebihi kapasitas beban yang diizinkan akan diberi tiket khusus untuk keluar gerbang tol terdekat,” ujar Kris Ade Sudiyono dalam reales yang dikirim ke lensapena.id beberapa waktu lalu.

Selain itu, secara periodik PT. marga Mandala Sakti (ASTRA Tol Tangerang-Merak) selalu menggelar kegiatan Kampanye Keselamatan Berkendara di Jalan Tol, terutama untuk kendaraan yang tidak sesuai dengan aturan muatan atau ODOL.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian kami kepada para pengguna jalan tol untuk senantiasa memperhatikan tonase muatan kendaraan dan over dimensi agar perjalanan menjadi lancar, aman dan nyaman sampai ke tujuan. Serta sebagai wujud nyata mendukung penertiban ODOL, kami bersinergi bersama pihak-pihak terkait juga para transporter,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update