oleh

Viral Dugaan Pencemaran Kali Cirarab, Ini Tanggapan DLHK Kabupaten Tangerang

LENSAPENA | Media sosial (Medsos) dihebohkan oleh curhatan seorang warga bernama Samsul yang mengunggah video soal dugaan pencemaran di Sungai atau Kali Cirarab, yaitu di Desa Gintung, wilayah Kecamatan Sukadiri, tepatnya di Jalan Raya Mauk Km 14, Kabupaten Tangerang..

Dalam video berduarasi sekitar 4:18 menit tersebut menunjukkan bahwa kondisi Sungai Cirarab dipenuhi busa-busa seolah-olah mirip seperti salju. Menurut Samsul, busa menyerupai salju tersebut diduga kuat karena pencemaran lingkungan.

“Ini bukan salju, tapi ini diduga kuat ada pencemaran lingkungan, yaitu pembuangan limbah. Saya tidak tahu, apakah limbah rumah tangga ataukah limbah industri,” ujar Samsul dalam curahatnnya.

Ia juga mengungkapkan, sungai yang berujung di pesisir utara Pulau Jawa tersebut, mengalir dan melintasi wilayah-wilayah pedesaan dan perkampungan, yang diantaranya adalah kawasan pertanian dan pemukiman penduduk. Dari situlah, kata Samsul, jika air di Sungai atau Kali Cirarab tersebut benar tercemari oleh limbah industri, tidak menutup kemungkinan daerah yang dilalui juga akan ikut tercemar sumber perairannya.

Dalam video ini, Samsul berharap agar pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk tidak melihat kondisi tersebut.

“Apakah ini ada pencemaran atau tidak, saya mengimbau kepada Bupati Tangerang, Gubernur Bantan beserta jajarannya untuk melihat. Kenapa? Karena yang kita pikirkan adalah daerah yang terlintas, dan yang terlintas adalah rakyat itu sendiri,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkuhan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan kembali terkait hal tersebut.

“Sebagaimana diketahui Kali Cirarab itu hulunya mulai dari Bogor melewati juga kali Kawasan Industri Jatiuwung Kota Tangerang dan muaranya di Sukadiri terus ke laut. Kami tidak pungkiri juga, barangkali industri di kabupaten Tangerang juga sebagai penyumbang limbah. Kami dari DLHK ambil langkah: cek kembali ke lapangan tentunya bersama Tim dari Pol PP, untuk mengecek industri yang buang limbah ke sungai. Bekerja sama dengan DLHK Kota Tangerang untuk sama-sama cek juga kali yang melewati Kota Tangerang. Mengusulkan untuk mencari solusi penetral air kali Cirarab tersebut,” papar Ahmad Taufik melalui pesan WhatsApp kepada lensapena,id, Selasa 3 Desember 2019.

Saat dikonfirmasi soal keberadaan busa menyerupai salju yang diduga kuat adalah hasil dari pencemaran lingkungan, dan sebenarnya sudah terjadi bertahun-tahun, Taufik tidak banyak berkomentar.

“Supaya tidak menuduh pada tempatnya, makanya kita cek lagi,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update