oleh

Viral Tawon ‘Ndas’ Mematikan, BPBD Kabupaten Tangerang Kebanjiran Aduan

LENSAPENA | Viral tawon vespa alias tawon ‘ndas’ berbahaya dan bisa mematikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang kebanjiran pengaduan oleh warga yang meminta untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, mengungkapkan bahwa sejak awal November hingga Desember 2019 ini sudah ada 30 permintaan dari warga untuk mengevakuasi sarang tawon yang akhir-akhir ini viral dan telah memakan korban jiwa hingga tewas tersebut.

“Dari bulan November sampai sekarang, sudah ada 30 kasus warga yang meminta kita untuk mengevakuasi sarang tawon ini,” ujar Kosrudin kepada lensapena.id, Senin 9 Desember 2019.

Pun demikian, kata Kosrudin, untuk wilayah Kabupaten Tangerang tidak ada yang memakan korban. Karena begitu masyarakat tahu dari pemberitaan di televisi soal bahaya tawon vespa alias tawon ‘ndas’ ini, warga yang melihat sarang tawon tersebut langsung menghubungi pihak BPDB.

“Alhamdulillah, tidak ada korban,” katanya.

Kosrudin juga memaparkan, dalam melakukan evakuasi sarang tawon ‘ndas’ ini sebaiknya pada malam hari, dan menggunakan obor.

“Cara evakuasinya itu yang paling baik malam hari. Karena kalau malam hari di tempat yang gelap kita bisa gunakan obor. Penerangan obor itu bisa mengundang mereka (tawon ‘endas’-red) untuk datang, dan akhirnya mereka bisa terbakar. Kemudian juga untuk penduduk kalau malam hari kan tidak terlalu banyak, tidak menjadi resiko,” paparnya.

Untuk diketahui, tawon vespa atau Vespa affinis adalah masuk ke dalam ordo Hymenoptera bersama semut dan lebah. Tawon jenis ini termasuk di antara 860 spesies yang berada dalam satu keluarga, yakni Vespidae. Panjang tubuh Vespa affinis berkisar 2 hingga 3 centimeter, dengan tiga segmen perut berwarna merah kecoklatan-kuning-hitam. Makanan tawon Vespa bersumber dari nektar bunga, lebah, buah-buahan yang telah membusuk, hingga bangkai serangga yang baru mati. Hewan ini dikenal bersifat agresif dan punya sengatan yang mematikan.

Habitat Vespa affinis tersebar luas di kawasan tropis dan subtropis Asia, mulai dari Sri Lanka, Hong Kong, Laos, Thailand, Malaysia, hingga Indonesia. Pada umumnya, tawon ini membuat sarang di atas bangunan tinggi, di bawah atap, atau di alam liar seperti pohon, semak-semak, dan permukaan batu.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update