oleh

Wow! Banyak Kamar di Aparteman Disewakan Seperti Hotel Melati?

LENSAPENA | Banyak kamar-kamar apartemen di wilayah Kabupaten Tangerang yang berfungsi seolah-olah seperti hotel melati, disewakan harian, bahkan perjam. Di apartemen The Habitat Karawaci yang berlokasi di wilayah Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapadua, misalnya, di sini siapa pun bisa menyewa tanpa batas jam, dengan waktu sesuai keinginan penyewa.

Ririn (23), salah seorang yang membuka jasa penyewaan kamar apartemen di The Habitat Karawaci, mengaku, pada hari biasa mematok harga Rp150 ribu per-tiga jam. Namun juga weekend Rp200 ribu hingga Rp250 ribu pertiga jam. Ririn juga mengatakan bahwa ia mengelola satu kamar milik temannya, dan sengaja disewakan dalam hitungan jam.

“Rata-rata sih emang banyak yang sewa per-tiga jam, atau per-enam jam. Kalau yang harian ada, tapi jarang. Kalau hari biasa, sewanya Rp150 ribu, tapi kalau weekend beda lagi, lebih mahal,” ujar Ririn kepada lensapena.id beberapa waktu lalu.

Ia juga mengungkapkan, penyewa kamar di apartemennya, rata-rata mereka berpasangan, yaitu pria dan wanita, umumnya pasangan muda. Dalam menawarkan kamar aparteman sewaannya tersebut, Ririn menawarkannya secara online, yaitu menggunakan salah satu aplikasi media sosial (medsos).

“Banyak yang pesen lewat medos, tapi ada juga sih yang emang sudah kenal. Langganan juga ada. Memang, kebanyakan mereka bawa pasangan sendiri. Kalau untuk apa mereka sewa, ya itu urusan mereka lah, kita kan hanya menyewakan saja,” tandasnya.

Menanggapi banyaknya kamar-kamar aparteman yang disewa-sewakan seperti hotel, Kepala Bidang (Kabid) Perizinan dan Pelayanan pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Yudiana, menyebut bahwa untuk apartemen memang memiliki beberpa izin: ada yang sebagai tempat hunian, ada juga komersil, tapi juga ada yang hunian dan komersil alias mixed use.

Namun, jika ada apartemen yang menyewakan seperti layaknya hotel melati, menurut Yudiana, itu sudah bisa dikategorikan pelanggaran. Karena menurutnya, pengertian komersial tersebut bukan untuk difungsikan seperti kamar hotel.

“Kalau aparteman iti memang izinnya ada yang sebagai hunian, ada juga yang komersial, tapi ada juga yang hunian dan komersial, atau istilahnya itu mixed use. Tapi kalau komersialnya disewakan perjam, atau seperti hotel melati, masuknya pelanggaran kegiatan, karena fungsinya sebagai tempat hunian,” paparnya.

Dia juga menjelaskan, pengertian komersial yang dimaksud adalah jika apartemen tersebut disewakan lagi untuk dihuni atau ditempati oleh seseorang atau keluarga. Pengertian lain, menurut Yudiana, jika terdapat bangunan di dalam apartemen itu yang difungsikan sebagai ruko, mini market, usaha laundry atau tempat usaha lainnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE