oleh

Di Cisoka dan Solear, 248 Hektar Sawah Terendam Banjir

LENSAPENA | Akibat banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Cisoka dan Solear sejak Rabu 1 Januari 2020, sebanyak 248 hektar lahan persawahan terendam banjir. Menurut Ketua Kelompok Tani dan Nelayan (KTNA) Kabupaten Tangerang, Didi Rosadi, data tersebut masih bisa bertambah.

Didi juga mengungkapkan, berdasarkan hasil pendataan sementara yang melibatkan KTNA kecamatan dan KTNA desa bersama PPL dan BPP, untuk wilayah Kecamatan Solear, yaitu Desa Cisakungka sawah yang terendam banjir: Kelompok Tani Pasir Buah 30 Hektar, Kelompok Tani Hanja 25 hektar, Kelompok Tani Pasir Ceri 30 hektar. Untuk Desa Solear: Kelompok Tani Dwi Sri 63 hektar, Kelompok Tani Sigeng Lewi 63 hektara. Dan, di Desa Cikuya: Kelompok Tani Mekar Tani 45 hektar, dan Kelompok Tani Cikuya Mandiri 30 hektar.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Cisoka, sawah yang terendam banjir adalah di Desa Carenang: Kelompok Tani IIPS 40 hektar, Kelompok Tani Asrol 28 hektar, Kelompok Tani Karya Jaya 54 hektar, Kelompok Tani Sejahtera 60 hektar, Kelompok Tani Slapajang 37 hektar, dan Kelompok Tani Kampung Sawah 37 hektar.

“Total kesluruhan 284 hektar. Dan, masih banyak wilayah kecamatan lain yang belum terdata,” ujar Didi Rosadi, Jumat 3 Januari 2020.

Ia juga mengungkapkan, rata-rata kondisi lahan pertanian yang terdampak banjir saat ini menjelang masa tanam, yaitu para petani sedang olah lahan dan semai benih atau bibit padi.

Didi, berharap, Pemerintah Daerah baik Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten maupun Pemerintah Pusat dan isntansi terkait untuk dapat menyiapkan bantuan cadangan benih. Selain itu, juga memperbaiki saluran irigasi tersier dan sekunder di wilayah Cidurian.

Hingga saat ini, lanjut Didi, pihaknya masih terus melakukan pendataan terhadap kelompok-kelompok yang terdampak banjir, yaitu melibatkan KTNA kecamatan dan KTNA desa bersama PPL dan BPP di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE