oleh

Iming-imingi Jadi Artis, Pelaku Pencabulan Diringkus Polisi

LENSAPENA – Polres Metro Jakarta Barat membongkar kasus pencabulan dengan menangkap empat pelaku berinisial, Y, RD, I dan ADS. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie A Latuheru menjelaskan, keempat pelaku menjalankan aksi kejahatan dengan cara menjanjikan para korbanya yang rata-rata di bawah umur menjadi artis figuran. 

“Pelaku mengelabuhi korbanya dengan cara menjanjikan peluang kerja menjadi artis figuran asalkan mau disetubuhi. Setelah itu, pelaku melakukanya di sebuah Hotel di wilayah Jakarta Barat,” ucap Kombes Audie kepada awak media di Mapolres Metro Jakbar, Jumat 24 Januari 2020.

Audie mengatakan, modus kejahatan pelaku Y terungkap setelah orang tua korbanya melapor. Pelaku diketahui melakukan aksi bejat tersebut sejak 14 Februari 2019 hingga sekarang dengan jumlah korban sebanyak 20 anak di bawah umur.

“Aksi kejahatan pelaku terungkap saat orang tua korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya, yakni, ketika alat vital anaknya terluka akibat disetubuhi pelaku. Kemudian pelaku kita tangkap saat kembali menghubungi korbanya,” Sambungnya.

Selain itu, kejadian serupa juga dialami oleh korban TE, Audie mengatakan, pihaknya berhasil menangkap pelaku RD usai orang tua korban menitipkan anaknya (korban TE Red) namun malah disetubuhi.

Kemudian, ada juga modus sama yang dilakukan pelaku, I dan ADS. Audie menambahkan, modus kedua pelaku ini menggunakan media sosial.

“Dua pelaku ini (I dan ADS) modusnya sama yakni berkenalan di media sosial kemudian merayu korban hingga mau diajak bertemu dan dicabuli,” paparnya.

Menanggapi kasus tersebut, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Metro Jakarta Barat.

“Tentunya korban tidak mudah untuk melupakan kejadian yang dialaminya. Untuk itu, perlu kita dukung jangan dikucilkan. Dan, kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya di era digital ini,” imbuhnya.

Senada dengan wakil KPAI, Puteri Indonesia Pariwisata 2018, mengatakan, kepada siapa pun dalam hal ini remaja puteri, jika ada tawaran tersebut terlebih dulu ditelusuri kebenaranya. 

“Jadi, supaya tidak terjebak kita juga harus tahu dulu agency yang menawarkan apakah sudah ada artis yang ditanganinya atau belum jika belum jelas jangan dituruti,” tutupnya.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update