oleh

APTA Harapkan Pemerintah Wujudkan SMK Jurusan Persepatuan

LENSAPENA – Ketua Asosiasi Pengrajin Tangerang (APTA), Widi Hatmoko, meminta agar wakil rakyat bisa mendorong pemerintah daerah, terutama dinas pendidikan, untuk menambah jurusan peralas kakian (persepatuan) pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Hal ini disampaikan dalam kegiatan reses Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umardani, di Rumah Makan Manceuri, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Kamis 6 Februari 2020 malam.

Widi mengatakan, melihat wilayah Kabupaten Tangerang sebagai daerah industri, yang diantaranya adalah perusahaan peralas kakian berskala internasional, menjadikan SMK jurusan peralas kakian ini sebagai kebutuhan pasar kerja.

“Jurusan peralas kakian pada SMK ini harus ada, karena ini menjadi kebutuhan pasar kerja. Apalagi Tangerang ini bisa dikatakan sebagai pusat atau sentral produk alas kaki, baik dalam skala lokal maupun internasional,” ujar Widi Hatmoko.

Selama ini, menurut Widi, SDM di bidang peralaskakian di Tangerang masih mengadopsi dari daerah lain, selebihnya SDM yang hanya berpengalaman dari lamanya ia bekerja di pabrik alas kaki, alias tidak mendapatkan pendidikan khusus di bidang alas kaki.

“Kalau SMK kita bisa mencetak SDM di bidang alas kaki, tentu lulusan SMK ini tidak akan kesulitan mencari kerja,” katanya.

Selain itu, menurut Widi, akan menjadi daya tarik para investor bidang alas kaki yang ingin berinvestasi di Kabupaten Tangerang. Dan, secara tidak langsung juga akan menambah PAD daerah berjuluk Kota Seribu Pabrik tersebut.

Menanggapi hal ini, Deden berjanji akan mendorong pemerintah agar SMK jurusan peralas kakian tersebutbisa segera terwujud. Dirinya juga akan berkoordinasi dengan Anggota DPRD provinsi Baten untuk mendorong hal itu.

“Saya sepakat! Dan, karena SMK ini sekarang menjadi kewenangan dinas pendidikan provinsi, kita juga akan berkoordinasi dengan teman-teman dewan yang ada di provinsi,” tandasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE