oleh

BNN Gagalkan Peredaran Narkoba, 33Kg Sabu Diamankan, Satu Pelaku Tewas

LENSAPENA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama Bea Cukai Aceh kembali melakukan penangkapan jaringan Narkoba di dua lokasi berbeda sepanjang hari Kamis hingga Minggu Sore 16 Februari 2020.

Di lokasi pertama, Petugas BNN bersama Petugas Bea Cukai Aceh dan Sumatera Utara menangkap lima orang tersangka yang menyelundupkan narkotika jenis sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut. Adapun jumlah barang bukti yang berhasil diamankan yakni sebanyak 18,9 kilogram shabu.

Pada saat bersamaan, petugas gabungan juga menangkap empat orang tersangka yang membawa sabu dari Malaysia ke Pelabuhan Teluk Nibung, Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Penangkapan bermula saat petugas BNN yang menghetahui akan adanya penyelundupan Narkoba, menangkap tersangka Aris yang membawa Narkoba dengan menggunakan sepeda motor.

Saat itu, tersangka Aris membawa sabu seberat 15 kilogram dengan cara dibungkus karung. Ketika ditangkap, Aris mengaku hanya menjadi orang suruhan dari seorang pengendali bernama Aflah yang merupakan penduduk Kisaran.

Namun saat petugas BNN hendak menangkap Aflah, dirinya berupaya melarikan diri dan melawan petugas dengan menabrakan kendaraannya ke arah petugas.

Mendapat perlawanan, petugas BNN langsung melakukan pengejaran dan melumpuhkan tersangka Aflah. Petugas langsung melakukan tindakan tegas dan terukur hingga akhirnya mengenai bagian punggung Yuniar yang merupakan istri dari tersangka Aflah yang kala itu berada di dalam mobil. Sementara tersangka Aflah luka di bagian kepala akibat benturan dengan istrinya.

Kedua tersangka yang mengalami luka langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Sumatera Utara untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun naas nyawa Aflah tak dapat tertolong dan meninggal dunia di RS Bhayangkara.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari membenarkan penangkapan tersebut.

“Iya benar, penangkapan di dua lokasi berbeda, total barang bukti 33,9KG shabu. Satu orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti diamankan di Kantor BNN Provinsi Sumatera Utara untuk selanjutnya dibawa ke Kantor BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update