oleh

Pemkab Tangerang MoU Tentang Obat dan Makanan dengan BPOM

LENSAPENA – Pemkab Tangerang melalui Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), untuk bersama-sama mengawasi obat dan makanan di wilayah Kabupaten Tangerang. Penandatanganan kerjasama ini dilakukan di ruang Bupati Tangerang, Senin 17 Februari 2020.

Zaki mengatakan bahwa kerja sama dengan BPOM ini bertujuan untuk menigkatkan pengawasan obat dan makanan, serta produk-produk yang membahayakan konsumen lainnya.

“Upaya peningkatan pengawasan kita lakukan, agar masyarakat dapat mengkonsumsi makan dan obat yang memenuhi persyaratan keamanan, juga kasiat obat dan mutu untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” jelas Zaki.

Melihat kondisi wilayah Kabupaten Tangerang yang cukup luas, kata Zaki, memerlukan pengawasan yang terus ditingkatkan, jangan sampai ditemukan kembali pergudangan, atau produk rumahan yang tidak memeliki izin. Karena ini dapat membahayakan konsumen.

“Ini upaya Pemkab dalam pengawasan obat dan makanan, agar bisa mengedukasi dan mengawasi produk yang dikonsumsi aman bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Serang, Sukriadi Darma, menambahkan, peredaran obat dan makanan di Kabupaten Tangerang terus berkembang. Dengan penandatanganan kesepatakan tersebut, menurutnya, dapat lebih meningkatkan efektifitas pengawasan obat dan makanan, meningkatkan kapabilitas daerah dan pelaku usaha dalam menerapkan ketentuan, keamanan, mutu dan gizi pangan olahan industri serta industri rumah tangga pangan.

“Objek pengawasan obat dan makanan meliputi obat, obat tradisonal, kosmetik, suplemen, kesehatan, makanan dan produk tembakau, termasuk sumber daya manusianya,” kata Sukriadi.

Kerjasama antara Pemkab Tangerang dengan BPOM, selain melakukan pengawasan obat dan makanan, juga pembinaan dan sertifikasi sarana produksi pangan olahan industri, pengujian laboratorium, hingga komunikasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat perupa program keamanan pangan jajanan anak sekolah, serta pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan fortifikasi.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update