oleh

Penyebar ‘Hoax’ Keributan di Sarinah Seorang Dosen dan Mahasiswa

LENSAPENA – Dua pelaku penyebar berita ‘hoax’ kejadian baku hantam di depan Sarinah Thamrin Jakarta Pusat, dibekuk Polisi. Dua orang pelaku itu merupakan seorang pria berinisial FG dan seorang wanita berinisial YA yang memiliki hubungan sebagai dosen dan mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

“FG ini seorang dosen, sedangkan YA mahasiswa,” ujar Kombes Heru, .ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto, Rabu 19 Februari 2020.

Heru menambahkan, keduanya menyebar video itu ke sosial media Instagram @mbxyeyen dan @peduli.jakarta.

“Setelah video selesai dibuat, pelaku FG mengaku dirinya dengan sengaja mengirimkan video yang dibuatnya ke akun @peduli.jakarta untuk diviralkan dengan membayar Rp 50.000 yang ditransfer via M-Banking ke admin akun @peduli.jakarta,” tambah Heru.

Masih dikatakannya, tersangka FG menyewa empat sopir bajaj berinisial D, BI, S dan AW untuk menjadi aktor mengeroyok FG.

“Tersangka YA mahasiswa dari FG bertugas merekam kejadian itu,” jelasnya.

Apa yang dilakukan oleh kedua orang ini, kata Heru, dinilai sudah di luar batas kewajaran karena konten ‘hoax’ itu bisa menggiring opini publik bahwa Jakarta Pusat tidak aman.

“Dia berasal dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Para pelaku ini ingin mengesankan bahwa di Jakarta itu tak aman dan rawan terjadi tindak pidana,” tegasnya.

Kini FG dan YA menyesali perbuatannya karena menyebar konten ‘hoaks’ demi mencari penonton. Sebab, ia ingin memperagakan ilmu bela diri Wing Chun yang dipelajarinya.

FG dan YA dijerat pasal 28 ayat 1 jo 45 A UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang perubahan UU No. 11 Tahun 2008 dan atau pasal 14 sub 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update