oleh

Eng Ing Eng! Pemkot Tangerang Tutupi ‘Rapid Test’, Ada Apa Tuh?

LENSAPENA – Proses pelaksanaan test Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) menggunakan alat ‘rapid test’ di wilayah Kota Tangerang dilakukan secara tertutup dan dinikai seolah-olah memang ditutup-tutupi. Kegiatan ini tidak diinformasikan secara publik, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan. Pelaksanaan test ini dilakukan pada Kamis 26 hingga Sabtu 28 Maret 2020.

“Proses pelaksanaan test COVID-19 di wilayah Tangerang dengan menggunakan alat ‘rapid test’ telah dilaksanakan di Kota Tangerang pada Kamis hingga Sabtu kemarin di Puskesmas dan rumah sakit yang ada di wilayah Kota Tangerang,” ungkap Buceu Gartina selaku Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang, saat dihubungi media, Minggu 29 Maret 2020.

Namun Buceu enggan mengungkapkan data dan hasil pelaksanaan menggunakan alat tersebut dan terkesan menutup-nutupi pelaksanaan test corona yang dilaksanakan Pemerintah Kota Tangerang itu.

“Kalau data lengkapnya sama Ibu Liza selaku Kadinkes Kota Tangerang,” tambahnya.

Dan, ketika sejumlah media berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Tangerang, tidak menjawab pesan, dan telepon sejumlah media yang menghubungi pun tidak diangkat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo ketika dihubungi sejumlah media mengaku kesal dengan ketidak transparan Pemerintah Kota Tangerang menginformasikan berita tentang COVID-19 yang ada di wilayah Kota Tangerang, meski kondisi angka penderita terus meningkat.

“Seharusnya Ketua Satgas COVID-19 berserta jajarannya dan juga dinas kesehatan pro aktif menyampaikan informasi terkait data tentang corona kepada publik. Jangan malah menutup-nutupi dan terkesan tertutup. Ini membuat masyarakat makin resah. Apalagi angka pasien corona di Tangerang terus meningkat. Dan, saya juga dalam setiap rapat menyatakan untuk pejabat di wilayah Kota Tangerang kalau mau test corona ya harus pake uangnya masing-masing. Jangan malah menggunakan alat ‘rapid test’ bantuan pemerintah yang harusnya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat. Dan, saya juga dorong Pemkot Tangerang untuk terbuka menginformasikan kepada masyarakat lewat media,” tandasnya.

Berdasarkan data yang dikutip dari website covid19.tangerangkota.go.id, hingga kini di wilayah Kota Tangerang sudah ada 21 orang yang terkonformasi positif mengidap corona, ODP sebanyak 466, penderita PDP berjumlah 79, dan 1 orang dinyatakan sembuh.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update