oleh

Salut! PA-GMNI Kabupaten Tangerang Juga Ikut Perangi COVID-19

LENSAPENA – Tak hanya mampu melantangkan aspirasi saat berada di mimbar aksi. Kala bangsa ini dikoyak oleh wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), barisan pemuda yang tergabung dalam Pengurus Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Cabang Kabupaten Tangerang ini, Minggu 29 Maret 2020, turun ke jalan, ambil bagian memerangi virus yang secara spesifik belum ditemukan faksin dan obatnya tersebut.

Mereka membagi-bagikan hand sanitizer ke sejumlah masyarakat dan tukang ojek yang melintas dan berada di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Pantauan di lokasi, pengurus PA-GMNI bersama mahasiswa Indonesia Shcool Of Management (ISM) yang juga Kader Komisariat GMNI ILM menyantroni para tukang ojek yang sedang mangkal, baik ojek online (ojol) maupun ojek pangkalan (opang) di sejumlah titik.

Seperti di Pertigaan Polsek Tigaraksa, dan Bunderan Tugu Tigaraksa, di Kadu Agung dekat Pemkab Tangerang.

Selain membagikan hand sanitizer ke para ojek, juga ke warung-warung di sekitar jalan raya Pemda. Mereka juga diberikan edukasi tentang bagaimana mengantisipasi penyebaran COVID-19 seperti physical distancing.

Salah satu Pengurus PA-GMNI Kabupaten Tangerang, Shandi Akbar Kelana, mengatakan bahwa pembagian hand sanitizer sebagai bentuk kepedulian organisasi tersebut dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang.

“Tukang ojek intens di jalanan karena faktor pekerjaan, dan selalu berhubungan dengan orang banyak. Demikian pula dengan pedagang dan warung, ini juga beragam pembelinya. Mereka sangat rentan sekali,” ujar Shandi.

PA-GMNI membagikan hand sanitizer kepada warga ini, dengan harapan dapat membantu meminimalisir penyebaran COVID-19.

“Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah GMNI ke-66. Berbagi ke kaum Marhaen,” tukasnya.

Sementara, Ketua Komisariat GMNI ISM Tigaraksa, Endang, sangat apresiasi atas langkah konkret yang diambil para seniornya (PA-GMNI) Kabupaten Tangerang tersebut.

“Ini bagian dari peringatan Dies Natalis GMNI ke-66. Kami tidak rayakan dengan lilin, tidak pula dengan musik atau kumpul-kumpul. Tapi sedikit berbuat antar sesama seperti ini bagian penting bagi Harlah GMNI kali ini,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update