oleh

Waduh! Pengusaha David Tjoe Terjerat Kasus Narkoba

LENSAPENA – Pengusaha David Tjoe alias Muhammad David Alghifari terjerat kasus penyalahgunaan Narkoba. Informasi berhasil dihimpun, David ditangkap Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Jumat 21 Februari 2010 lalu. David ditangkap di salah saru apartemen di bilangan Hayam Wuruk, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat bersama rekannya Wiyanto Wongsonegoro.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, saat penangkapan, selain mendapatkan barang haram Narkoba, Polisi juga menyita Senjata Api jenis Air Soft Gun. Menurutnya, penangkapan kedua tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut kerap dijadikan transaksi Narkoba.

“Para tersangka diamankan di lantai 17 kamar No 1701. Dari tangan tersangka DT kami temukan barang bukti, 1 plastik klip berisi shabu seberat 4.8 gram. 1 plastik klip berisi 2 pecahan exstacy brutto 0,4 gram, 2 unit Hp, 1 buah cangklong, 2 buah sedotan, dan 1 buah bong. Sedangkan dari tersangka WW, 1 plastik klip berisi shabu seberat 1.8 gram, 2 unit Hp, dan 1 pucuk senjata jenis air soft gun,” ungkap Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin 2 Maret 2020.

Penangkapan para tersangka ini, kataYunus, setelah pihaknnya mendapat informasi masyarakat. Polisi juga dilakukan upaya paksa dengan mendobrak pintu kamar apartemen lantaran keduanya tidak koperatif.

Diketahui tersangka David merupakan seorang pengusaha dan mualaf. Kepada Polisi, David mengaku mendapat shabu dari WW, dan rencananya Narkoba tersebut akan di konsumsi berdua.

Berbeda dengan WW, pengakuanya mendapatkan shabu dengan cara membeli dari seseorang bernama Dodot di wilayah Gunung Sahari, sebanyak 5 gram dengan harga Rp. 7.500.000.

Sedangkan Dodot kini masih dalam pencarian Polisi, sementara barang bukti yang diamankan adalah sisa pakai TW dan WW.

“Kedua tersangka David dan WW masih diperiksa di Mapolda Metro Jaya dan untuk Dodot ini masih dalam pencarian Polisi,” tutup Kombes Yusri.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE