oleh

Biasa Keluar-Masuk Penjara, Pencuri di Apartemen Ini Masuk Penjara Lagi

LENSAPENA – Dinginnya kamar penjara, tak membuat dua pria di Jakarta Utara ini jera. Buktinya, beberapa kali dikerangkeng dalam jeruji besi karena tindak kejahatan, tak membuatnya kapok, berulah lagi, dan masuk penjara lagi.

Dalam keterangan tertulisnya, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, mengungkapkan bahwa pria berinisial FI dan AB tersebut, digelandang Polisi setelah kembali melakukan pencurian di salah satu apartemen di wilayah Jakarta Utara. Ia juga mengatakan, tersangka kembali melakukan aksi setelah beberapa kali keluar masuk penjara.

“Catatan kami, tersangka keluar dari Lapas Salemba tahun 2015, lalu beraksi lagi dan keluar penjara lagi tahun 2018 dari Lapas Cipinang,” ujar Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Sabtu 2 Mei 2020.

Kedua tersanbgka ini tercatat sebagai residivis spesialis pencurian di apartemen. Polisi mencatat, perbuatan tersangka telah dilakukan sebanyak empat kali setelah bebas dari penjara tahun 2018 lalu. Adapun lokasi apartemen yang jadi targetnya yakni apartemen Kemayoran. Lalu apartemen Sunter sebanyak dua kali dan terakhir apartemen CBD Pluit sekali.

Modus operandi yang dilakukan tersangka melakukan pencurian milik penghuni apartemen dengan mengelabui petugas kebersihan terlebih dahuu agar bisa masuk apartemen yang menjadi targetnya. Dalam aksinya tersangka membekali diri dengan alat berat berupa linggis, digunakan untuk menjebol pintu kamar apartemen.

“Cerdiknya tersangka bisa memanfaatkan situasi kelengahan apartemen dan karyawan apartemen tersebut untuk memperoleh akses masuk ke apartemen,” katanya.

Budhi menyebutkan, dalam aksinya FI menggunakan modus yang sering digunakan mempengaruhi petugas kebersihan dengan bahasa yang mungkin agak sulit dimengerti oleh petugas. Tersangka mengaku sebagai penghuni apartemen yang ketinggalan akses masuk di lantai tertentu.

Nah, ini yang dimanfaatkan dan dilakukan oleh tersangka,” kata Budhi.

Saat beraksi, tersangka memastikan bahwa kamar ataupun apartemen yang dihuni oleh seseorang itu dalam keadaan kosong. Kemudian menggunakan linggis khusus, tersangka mencongkel pintu masuk lalu mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam apartemen tersebut. Dan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan.

Banner IDwebhost

Komentar

News Update