oleh

Cegah COVID-19, Pemkab Tangerang Menutup Paksa Tempat Wisata

LENSAPENA | Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Tangerang terpaksa ditutup. Penutupan tersebut untuk memaksimalkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah berjuluk kota seribu pabrik tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Santosa, menjelaskan, penutupan tempat wisata tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan yang menyerbu objek wisata pasca Lebaran. Karena menurut Bambang Mardi, kerumunan masyarakat perpotensi mengakibatkan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Terbukti, selama tiga hari lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah terdapat 18 tempat wisata di Kabupaten Tangerang yang ditutup oleh Satpol PP,” kata Bambang Mardi Rabu 27 Mei 2020.

Lanjut Bambang, tempat wisata yang sudah ditutup sementara diantaranya adalah obyek wisata Danau Biru, Pantai Tanjung Kait, Pantai Sangrila, Pantai Karang Serang, obyek wisata penangkaran buaya, Situ Cilongkok, Situ Warakerta, Tebing Koja, Kolam Renang Cisereh serta wisata Solear.

“Saya harap masyarakat untuk sementara tidak dulu berkunjung ke tempat-tempat keramaian, diantaranya mengunjungi tempat wisata. Mungkin nanti setelah virus corona sudah bisa dikendalikan, silahkan kalo mau berkunjung,” katanya.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Satpol PP Kabupaten Tangerang, Acepudin, menyatakan bahwa di tengah keinginan Pemkab Tangerang memaksimalkan PSBB masih ada saja yang melanggar.

“Setelah kami cek ke lapangan ternyata Pantai Tanjung Kait, Karang Serang pengujungnya membludak tanpa menerapkan protokol kesehatan. Makanya kami tutup sementara,” kata Acepudin.

Menurut Acepudin, dasar pelaksanaan penutupan obyek wisata Pantai Tanjung Kait ini adalah Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang No. 31 tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Percepatan Penangana COVID-19.

Selain itu juga ada Surat Edaran Kasatpol PP Kab. Tangerang No. 301/293-SPPP Tanggal 23 Maret 2020 tentang Pentutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Infeksi Virus Corona.

Camat Mauk Kabupaten Tangerang Arif Rahman Hakim, menjelaskan, terkait penutupan tempat wisata Pantai Tanjung Kait adalah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Ia juga mengakui bahwa membuldaknya pengunjung ke lokasi ini, salah satunya karena dipengaruhi oleh adanya tempat ziarah.

“Saya harap masyarakat bersabar dulu untuk tidak berwisata, khusunya ke Tanjung Kait, karena Virus Corona bisa mengancam siapa saja. Oleh karenanya masyarakat bersabar untuk tetap di rumah, dan ikuti aturan pemerintah,” beber Arif.

Arif menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Muspika dan Camat Sukadiri terkait wilayah yg berbatasan dengan Sukadiri, dan akan dibentuk dua pos check point khusus/check point sementara/check point pembantu, yang bekerjasama dengan Polsek, Koramil Mauk dan Satpol PP Kabupaten.

Camat Sukadiri Yandri Permana, menambahkan, salah satu tempat wisata yang ditutup Satpol PP Kabupaten Tangerang di wilayahnya adalah wisata Pantai Karang Serang.

“Kita tutup dulu wisata Pantai Karang Serang untuk memutus penyebaran virus corona. Mari kita bersama-sama melawan virus corona dengan cara, diantaranya mematuhi penerapan PSBB di Kabupaten Tangerang. Dimana, penerapan PSBB ini diberlakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE