oleh

Tangan Kreatif Remaja Taman Balaraja dan Lampu Hias Cantik dari Pipa Paralon

LENSAPENA | Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tak lantaran membuat para remaja RT 05/08 Kompleks Perumahan Taman Balaraja, Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang surut dalam berkreativitas.

Malah, justru membangkitkan gairah dan nalurinya dalam berkarya. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, para ABG yang baru saja lulus sekolah itu, mampu menciptakan karya lampu hias dengan aneka bentuk dan model menggunakan pipa paralon.

Untuk skala kecil, tak sulit pula mereka memasarkan lampu hias dari pipa paralon tersebut. Karena, media sosial yang kian hari semakin digandrungi oleh masyarakat bisa mempertemukannya dengan konsumen yang membeli produk ketrampilan tangannya.

Harga lampu hias dari paralon ini dibandrol dengan harga Rp95 ribu hingga Rp250 ribu per-unitnya, sesuai dengan ukuran dan tingkat kesulitan dalam pengerjaannya. Mereka juga menerima pesanan, mulai dari motif dan bentuk kaligrafi, ukiran binatang, batik, karakter animasi, kartun hingga sketsa foto wajah sang pemesan.

Ilham (19), salah satu kreator penggagas lampu hias dari pipa paralon tersebut, mengatakan, untuk skala kecil ia mulai memasarkannya secara online lewat media sosial.

Ketika pandemi global COVID-19 belum mewabah di Indonesia, ia memasarkannya di setiap acara keramaian lokal di kompleks perumahan tersebut, seperti hajatan dan acara-acara lainnya.

Namun, ia berkeinginan karya-karya lampu hiasnya itu dapat dipasarkan dalam skala yang lebih besar, dan bisa mengikuti berbagai pameran kreatif. Karena, menurut Ilham, karya lampu hias yang saat ini dikelola oleh puluhan remaja RT 05/08 Kompleks Perumahan Taman Balaraja ini, dinilai dapat mendulang ekonomi, serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan di masa sulit akibat pandemi global yang sudah mewabah di lebih dari 200 negara di dunia tersebut.

Ia juga mengatakan, memulai berkarya membuat lampu hias ini sebenarnya sejak masih sekolah.

“Tetapi tadinya hanya iseng-iseng saja, mulai serius ya setelah lulus sekolah, tahun 2019 kemarin,” kata Ilham kepada lensapena.id, Kamis 04 Juni 2020.

Kreativitas para remaja RT 05/08 Kompleks Perumahan Taman Balaraja ini juga mendapatkan dukungan kuat dari para orang tua serta pengurus RT.

Setiadi, salah seorang pembina remaja RT 05/08 Perumahan Taman Balaraja, yang juga merupakan wakil ketua RT, mengaku, sangat mendukung kegiatan para ABG binaannya tersebut. Karena, kegiatan ini merupakan hal yang positif: di tengah maraknya pengaruh pergaulan bebas serta dampak negatif perkembangam teknologi, para remaja ini mampu menciptakan karya yang memiliki nilai ekonomi. Bahkan, memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang lebih produktif, yaitu menjadi media marketing secara online.

“Kita berkeinginan, anak-anak kita ini mampu berdikari, makanya kita sangat suport. Kita berharap, karya mereka bisa memberikan motivasi, terutama dalam membangung perekonomian mereka. Apalagi untuk saat ini, cari pekerjaan sulit, kita berharap justru mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan, serta terus berinovasi dengan karya yang lebih bagus, dan bagus lagi,” paparnya.

Bagaimana, Anda tertarik dengan lampu-lampu cantik karya remaja milenial di RT 05/08 Kompleks Perumahan Taman Balaraja? Tidak hanya bisa memboyong karya tangan-tangan remaja kreatif ini saja, Anda juga bisa belajar tentang bagaimana menyulap pipa paralon menjadi karya seni yang memiliki nilai ekonomi dan estetika seni yang cukup tinggi tersebut.

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE