oleh

ASTRA Infra Toll Road Ajak Pengguna Jalan Tol Bayar Pakai Uang Elektronik

Petugas jalan tol Tangerang-Merak bersama dengan KPw BI Provinsi Banten, serta Himpunan Bank Negara sat terjun menemui pengguna jalan tol. (FOTO Istimewa)

BERTEPATAN dengan HUT RI Ke-72, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak bekerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, serta Himpunan Bank Negara terjun menemui pengguna jalan tol.

Kegiatan itu bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan kartu uang elektronik dengan membagikan flyer infografis yang berisi tata cara penggunaan uang elektronik di Tol Tangerang-Merak dan disertai cindera mata. Kemeriahan HUT RI ke-72 ini pun semakin terasa ketika beberapa petugas mengenakan pakaian Pahlawan Nasional menyapa pelanggan.

Presiden DirekturPT Marga Mandalasakti, Wiwiek D. Santoso menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini berkaitan dengan akan diterapkannya kewajiban bertransaksi tol secara non tunai di seluruh tol di Indonesia pada Oktober mendatang.

Tak hanya sosialisai, sejumlah Bank dari Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN) pun akan melakukan penjualan uang elektronik di seluruh Gerbang Tol Tangerang-Merak, mulai dari Gerbang Tol Cikupa hingga Gerbang Tol Merak.

“Kami berharap sinergi BUJT dan perbankan dalam program elektronifikasi ini terus berjalan. Dengan gencarnya kegiatan sosialisasi dan edukasi pembayaran uang elektronik di jalan tol bisa menjadi dorongan bagi pengguna jalan tol untuk menggunakan uang elektronik di Tol Tangerang-Merak. Kami berharap setidaknya lebih dari 60% pengguna akan menggunakan uang elektronik dan dengan demikian akan mempercepat proses transaksi di gerbang-gerbang. Saat ini kami memiliki 86 Gardu termasuk 21 Gardu Tol Otomatis (GTO) yang tersebar di 9 gerbang,” jelas Wiwiek D. Santoso.

Ia juga mengungkapkan, sampai dengan bulan Juli 2017, tercatat angka pengguna uang elektronik di Tol Tangerang-Merak masih berkisar 16,70%. Padahal, banyak keunggulan yang bisa didapatkan dengan bertransaksi tol menggunakan uang elektronik. Salah satunya adalah waktu transaksi akan lebih cepat karena tidak ada lagi penghitungan dan pengembalian uang tol sehingga dapat memperkecil antrean serta kemacetan karena transaksi yang harus dilakukan di gerbang-gerbang.

Menyadari angka penetrasi pengguna uang elektronik di jalan tol yang belum maksimal, ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak tidak hanya melancarkan kegiatan sosialisasi, namun juga melakukan peningkatan layanan dalam sistem peralatan tol dan infrastruktur. (Widi/*)

Baca juga:

  1. Geliat Seni Kuda Lumping yang Tetap ‘Semringah’ di Era Milenia
  2. Ndolalak Seniman Urban Makin Nge-hits di Tangerang
  3. Mengenal Lengger Kesenian Rakyat Asli Banyumas
Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE