oleh

Harga Garam ‘Gila-gilaan’, Perajin Ikan Asin di Tangerang Kelimpungan

Rusdi (75), perajin ikan asin di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang sedang menjemur ikan asin.(FOTO Widi. H)

MAHALNYA harga garam yang meroket dalam beberapa minggu terakhir membuat sejumlah perajin ikan asin di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang kelimpungan. Karena, selain bahan untuk membuat ikian asin tersebut harganya gila-gilaan, pasokan untuk para perajin ini juga berkurang.

Berdasarkan pengakuan salah seorang perajin ikan asin di Desa Karang Serang, Rusdi (75), harga garam di wilayahnya naik 5 kali lipat. Sebelumnya, harga garam yang hanya kisaran Rp 50ribu perkarung, saat ini dalam ukuran yang sama harganya menjadi Rp 300ribu.

“Ini naiknya tidak kira-kira, yang biasanya sekarung hanya lima puluh ribuan, sekarang tiga ratus ribu. Itu juga agak langka, tidak sebanyak dulu. Paling-paling kita juga dapat setengahnya,” ujar Rusdi kepada lensapena.id, Selasa 1 Agustus 2017.

Menurut Rusdi, baru kali ini harga garam gila-gilaan. “Baru di zaman ini harga garam gila-gilaan. Saya ini, jadi pembuat ikan asin dari sejak zaman Pak Soekarno, Pak Soeharto, sampai sekarang. Baru ini harga garam harganya mahal, dan barangnya langka. Aneh memang, tapi ya enggak tahu, lah. Katanya sih karena sering kehujanan, atau apa lah, begitu,”paparnya.

Meskipun harga garam mahal, hingga saat ini Rusdi dan para perajin ikan asin di Desa Karang Serang belum berani menaikkan harga ikan asin bikinannya. Ia masih menjual ikan asin-ikan asin mereka dengan harga rata-rata Rp 15ribu perkilogram. (WH)

Berita lainnya, baca juga: Untuk Penggemar Jengkol, Inilah Khasiat dan Kegunaannya!

Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE