oleh

FAM Tangerang: Pendikan Gratis dan Kesehatan Lebih Penting dari Pembuatan Taman

Banner IDwebhost
Demo oleh Forum Aliansi Mahasiswa Tangerang di Pemkot Tangerang menuntut penghentian pembuatan taman; prioritaskan pendidikan dan kesehatan. (FOTO Helmi)

WALI Kota Gila Taman alias Wagiman, julukan ini memang patut disandang oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah. Hal ini juga terlihat dari sepakterjangnya yang membuat setiap sudut kota menjadi aneka taman; bahkan beragam patung serta tugu pun dibangun, dengan harapan agar kota tersebut menjadi indah dan cantik. Biayanya pun, cukup ‘lumayan’.

Namun rupanya program tersebut bertolak belakang dengan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aliansi Mahasiswa (FAM) Tangerang. Menurut mereka, program pembuatan taman yang cukup ‘gila-gilaan’ ini dinilai pemborosan, dan tidak seiring dengan kondisi dunia pendidikan, serta kesehatan di wilayah tersebut.

Humas FAM Tangerang, Shandi Martha Praja mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus memikirkan bagaimana agar pendidikan di kota ini semua gratis tanpa syarat. Pasalnya, anggaran pendidikan sebesar Rp1,1 triliun untuk sekolah swasta dan negeri di Kota Tangerang semestinya sudah lebih dari cukup.

“Setelah kami kroscek ke lapangan soal pendidikan khususnya fasilitas, infrastruktur dan lainnya masih amburadul,” kata Shandi, usai melakukan aksi di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota (Pupemkot) Tangerang terkait hal ini, Rabu 20 September 2017.

Begitu pun dengan masalah kesehatan, menurut Shandi, masih banyak masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu yang kesulitan dalam mendapatkan pelayanan BPJS, terutama dalam mengurus administrasi. Ini juga menjadi persoalan yang sangat krusial di Kota Tangerang.

“Padahal wali kota sendiri punya rumah sakit yang berada di Kota Tangerang,” katanya.

Untuk itu, ia meminta kepada Pemkot Tangerang, yang dalam hal ini adalah Wali Kota Tangerang menghentikan pembuatan taman; karena itu dinilai pemborosan, dan tidak jelas substansinya. Anggaran pembuatan taman harus segera dialihkan untuk kebutuhan yang lebih ‘urgen’ yaitu pendidikan dan kesehatan.

“Jika kita lihat, banyak taman-taman mewah dibangun oleh Pemkot Tangerang yang substansinya tidak jelas dan menghabiskan anggaran sangat besar. Kita bisa lihat betapa ketidakpeduliannya Pemkot Tangerang terhadap pendidikan dan kesehatan,” tandasnya.

FAM Tangerang juga akan terus mendesak agar Pemerintah Kota Tangerang merealisasikan pendidikan gratis tanpa syarat; transparansi dana pendidikan dan penuhi fasilitas sekolah; menuntut Pemkot Tangerang merealisasikan kesehatan gratis tanpa syarat, penuhi fasilitas rumah sakit; dan menghapus administrasi yang sulit bagi masyarakat.

Helmi/Hatmoko Widi

Baca juga:

  1. Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Jalin Kerjasama dengan Mandiri Inhealth
  2. Prostitusi ‘Online’ Menjamur: Mulai dari Anak di Bawah Umur, Mahasiswi, Hingga Profesi Tertentu
  3. Untuk Penggemar Jengkol, Inilah Khasiat dan Kegunaannya!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update