oleh

Kurban, DPD PDIP Banten: Merajut Islam dan Kebangsaan untuk Indonesia Raya

Ananta Wahana, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Bidang Kaderisasi menyerahkan daging kurban kepada perwakilan Pondok Pesantren Salafi.

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten menggelar kurban dalam peringatan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah, Sabtu 2 Agustus 2017.

Cuaca yang cerah diselingi gema takbir menjadi penghias suasana kantor DPD PDI Perjuangan. Sepuluh anggota satgas terlihat sibuk membantu memotong dan memnyiapkan plastik penampung daging yang akan dibagikan.

Sebanyak lima ekor sapi dan empat ekor kambing dipotong di belakang kantor DPD PDI Perjuangan sejak pukul 09:00 wib. Seluruh daging kurban tersebut diberikan kepada 546 warga sekitar, kader dan pondok pesantren.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten dalam rangka merajut Islam dan Kebangsaan sekaligus prinsip partai PDI Perjuangan untuk selalu hadir dalam senang dan menangis bersama rakyat. Tentunya, di tengah kepungan informasi sesat dari media sosial yang bertujuan memecah belah bangsa.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban ini diharapkan dapat menjadi penyegar pemikiran bersama, karena dengan merenungi kembali hikmah Hari Raya Idul Adha yang bermakna gotong royong dapat menjadikan Indonesia lebih baik lagi.

Ananta Wahana, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten Bidang Kaderisasi, mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini sangat spesial. “Karena pelaksanaan kurban ini memang dikhususkan untuk merajutkan Islam dan kebangsaan di Banten,” katanya.

Hal ini dibutktikan, dengan separuhnya daging kurban yang dipotong oleh DPD PDI perjuangan Provinsi Banten ini didistribusikan kepada tiga Pondok Pesantren Salafi. “Hal ini tentunya merupakan upaya menerjemahakan pancasila dalam merajut Islam dan Nasionalisme untuk kemajuan Indonesia Raya,” pungkasnya. (WH/ST)

Baca juga:

  1. Mengintip Indahnya Panorama Danau Ranu Kumbolo yang Masih Perawan
  2. Klenteng Gie Yong Bio Simbol Harmonisasi Masyarakat Tionghoa dan Jawa Lasem
  3. Wayang Kulit Kesenian Tradisional Jawa yang Sudah Mendunia
Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE