oleh

Masjid Raya Al Azhom Bagikan 3500 Kantong Daging Kurban

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah ikut memotong-motong daging kurban di Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang. (FOTO Dok. Humas)

PENGURUS Masjid Raya Al Azhom Kota Tangerang membagikan sebanyak 3500 kupon daging kurban kepada warga yang membutuhkan dalam memperingati Idul Adha 1438 Hijriah.

“Kami sebelumnya telah membagikan 3500 kupon kepada masyarakat yang membutuhkan termasuk kepada 24 lembaga yang telah mengajukan,” ujar Pengurus Masjid Raya Al Azhom KH. Chaerudin saat ditemui di halaman belakang Masjid yang juga menjadi lokasi penyembelihan hewan kurban, Sabtu 2 September 2017.

“Lembaga-lembaga tersebut sebelumnya telah mengajukan proposal kepada kita, itu ada panti asuhan terus juga LP dan lembaga sosial masyarakat lainnya,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan, proses pendistribusian kambing daging kurban pada tahun ini tidak jauh beda dengan tahun lalu, dimana hanya masyarakat yang telah dibagi kupon yang boleh mengambil.

“Biar enggak berdesakan, pembagiannya kita bagi jadi dua shift, shift pertama jam 13:00 WIB ba’da Dzuhur itu khusus perempuan, sedang gelombang kedua jam 16:00 wib khusus laki-laki,” jelasnya.

Dan untuk menjaga ketertiban selama pembagian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan juga TNI. “Kita juga libatkan personil Satpol PP Kota Tangerang,” katanya.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah yang hadir dan turut menyaksikan proses penyembelihan menyampaikan bahwa sebelum didistribusikan, daging kurban tersebut terlebih dahulu diperiksa oleh perwakilan pihak Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. “Tadi beberapa daging juga sudah diperiksa untuk memastikan layak enggaknya,” jelasnya.

Arief juga menyampaikan bahwa pihak Pemkot juga telah menerjunkan 15 petugas jagal untuk membantu proses penyembelihan hewan kurban.

“Dari RPH kita kerahkan 15 orang, supaya kerja panitia kurban di Masjid Raya Al Azhom lebih mudah, karena merekakan memang profesional, sehingga dagingnya bisa cepat didistribusikan,” terangnya. (WH/hms)

Baca juga:

  1. Mengintip Indahnya Panorama Danau Ranu Kumbolo yang Masih Perawan
  2. Klenteng Gie Yong Bio Simbol Harmonisasi Masyarakat Tionghoa dan Jawa Lasem
  3. Tradisi Unik Penyembelihan Hewan Kurban: Dimandiin dan Dibedaki Sebelum Dipotong
Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE