oleh

Tanggapan MUI Soal Pemakaman 7 Terduga Teroris

Proses pemakaman terduga teroris peledakan bom Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jaawa Timur. (FOTO ANTARA)

TERKAIT penolakan warga sekitar Makam Putat Gede, Jarak, Sawahan, Surabaya soal pemakaman jenazah terduga teroris peledakan bom beberapa gereja di Surabaya pada 13 Mei 2018 lalu, Wali Kota Suraba Risma Tri Harini meminta solisi kepada Majelis Ulama Kota Surabaya.

Permintaan solusi tersebut dengan cara melayangkan surat kepada MUI. Menanggapi hal ini, MUI meminta agar dalam menyelesaikan persoalan ini mengunakan jalur kemasyarakatan umat. Hal ini dimaksudkan agar jangan sampai permasalahan tersebut, dimanfaatkan beberapa orang untuk menambah gesekan antarelemen masyarakat.

Sekretaris Umum MUI Kota Surabaya, Moch Munief mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa pertemuan dengan sejumlah kiai untuk membahas persoalan ini.

“Sudah kami selesaikan dengan para kiai dan wali kota Risma melalui jalur kemasyarakatan umat,” ujar Moch Munief, Minggu 20 Mei 2018.

Hal ini, menurutnya sesuai dengan surat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada MUI yang meminta solusi atau fatwa tentang pemakaman terduga teroris yang ditolak warga.

Ia juga menjelaskan keputusan ini diambil dengan pertimbangan melihat dua versi, pertama dari segi kemanusiaan, kedua dari akhlaknya.

“Manusia ya tetap manusia. Nanti saat pemakaman ya disesuaikan menurut agama masing-masing. Kalau yang Islam ya disholati dan dikafani,” katanya.

Selain itu, Munief juga menegaskan kepada masyarakat, apabila masih ada warga yang tetap menolak ketujuh jenazah terduga teroris pihaknya akan bertindak tegas. “Nanti kami langsung datangi dan diberikan penjelasan secara baik-baik agar mereka (warga) memahami,” ungkapnya.

Meskipun pihaknya belum mengetahui jenazah terduga teroris itu dimakamkan, namun kata Munief, dirinya menegaskan jenazah terduga teroris tersebut telah mendapat tempat untuk dimakamkan.

“Nanti dibicarakan selanjutnya dengan pihak yang bersangkutan,” tandasnya.

Untuk diketahui, selain pelaku terduga teroris pengebom gereja, juga terdapat tiga jenazah terduga teroris peledakan bom di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Wonocolo Sidoarjo. Namun ketiga jenazah ini sudah dimakamkan di Pemakaman Kawasan Pucang, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat 18 Mei 2018.

Hatmoko/Ant

Komentar

News Feed