Ndolalak NTB Bukti Eksistensi Budaya oleh Generasi Muda


Penampilan Kesenian Ndolalak di Panggung Mardi Gras Citra Raya, Tangerang.

PEMERHATI Budaya di Tangerang, Widi Hatmoko menilai geliat seni tradisional Ndolalak khas Purworejo di Kota Seribu Pabrik, Tangerang adalah sebagai bukti eksistensi dan kepedulian generasi muda terhadap kearifan lokal yang mulai tergerus oleh moderenisasi zaman.

Pria yang juga sebagai Humas di Dewan Kesenian Tangerang (DKT) ini juga mengaku bangga, di tengah-tengah generasi yang gila terhadap K-POP dan Artis-artis Korea, New Tresno Budoyo (NTB) sebagai pelopor penggiat Kesenian Ndolalak di Tangerang mampu mengajak generasi muda untuk lebih memilih kesenian ini sebagai barometer dalam mencari jati dirinya.

“Kami sangat mengapresiasi, dan terus mendorong agar kesenian tradisional tetap melekat di hati para generasi muda. Kita juga berharap, NTB bisa terus menelurkan generasi-generasi penerus, dan mengestafetkan budaya keraifan lokal Ndolalak ini,” ujar Widi Hatmoko, Selasa 24 Juli 2018.

Widi juga mengamati, semangat para remaja yang menggeluti kesenian yang berakar pada sejarah perjuangan masyarakat Purworejo dalam melawan penjajah Belanda tempo dulu ini, perlu mendapat apresiasi dari semua pihak. Agar semangatnya dalam melestarikan seni dan budaya tradisional ini tidak surut, dan terus bergeliat sepanjang masa.

Ia berharap, kesenian Ndolalak ini juga bisa bersinergi dengan kesenian-kesenian tradisional yang ada di wilayah Tangerang, baik kesenian lokal Tangerang sendiri maupun kesenian tradisional yang dibawa oleh masyarakat urban dari berbagai daerah yang hidup di Tangerang.

“Ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi dalam mengobarkan semangat kebhinekaan. Bisa sama-sama saling memiliki, dan menjadi kekayaan budaya kita semua,” tandasnya.

Helmi

Budaya Kreativitas Seni Tradisional

Penulis: 
    author

    Posting Terkait