oleh

KPU Gandeng DKT Sosialisasikan Pemilu 2019

Pementasa drama oleh Komite Seni Teater DKT (Foto Harpel).

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mensosialisasikan Pemilu Serentak 2019, yang diselenggarakan atas kerjasama dengan Dewan Kesenian Kota Tangerang (DKT), di Gedung Kesenian Kota Tagerang, Sabtu 10 November 2018.

Ketua KPU Kota Tangerang, Sanusi Pane menjelaskan, selain menggelar sosialisasi Pemilu, terlebih acara yang bersamaan itu untuk menyambut Hari Pahlawan Nasional.

“Segmentasi kita terutama kepihak keluarga, para pemuda, anak – anak, juga pemilih pemula, dan ini yang nantinya akan kita rangkul, maka dari situ agar dapat meningkatkan partisipasi bagi pemilih di pemilu di 2019,” kata Sanusi, Ketua KPU Kota Tangerang kepada wartawan.

Adapun acara tersebut diwarnai pertunjukan pentas seni dan budaya yang meliputi seni teater, puisi, drama pendek (Drapen), dramatisasi puisi, musik religi, pembacaan puisi, tarian kreasi hingga monolog, bertajuk “Darah Bukan Amarah”.

Selain kegiatan tersebut, kata sanusi, pihaknya kedepan meminta kepada seluruh pemilih yang sudah terdata agar menggunakan hak pilihnya dengan sebaik mungkin, serta sadar akan tata cara berdemokrasi guna untuk memajukan Kota Tangerang juga Indonesia secara keseluruhan.

Ditempat sama Ketua Komite DKT EB Magor juga mengatakan, seni teater yang berlangsung itu dimainkan oleh komuniti teater yang tergabung di Dewan Kesenian Kota Tangerang, dari kalangan para pelajar SMA dan SMK di Kota Tangerang.

“Pelaku seni teater itu menamakan dirinya “Kotepel” yakni Komunitas Teater Pelajar, jadi mereka berlatih secara rutin pada hari sabtu dan minggu, kalau diluar dari kalangan pelajar ada juga ini namanya Teater Seribu dan Teater Teratai yang semuanya itu merupakan binaan kami disini,” sambung Magor menambahkan.

Menurutnya, komunitas lainya di Kota Tangerang masih banyak yang belum tampil, lantaran durasi waktu yang tidak mencukupi. Meski merasa lelah magor menekankan agar Seniman dan Budayawan di Kota Tangerang supaya lebih di perhatikan lagi oleh pemerintah.

“Ini kalau pemerintah betul – betul serius memperhatikan seniman maupun budayawan dikota tangerang banyak sekali, baik dari orang teaternya, maupun dari seniman potografinya, ada juga dari seni rupanya dan seni musiknya, iya kalau dibilang lelah saya tidak rasakan itu, sebab demi kepentingan mereka dan dukungan dari mereka sehingga kegiatan seni dan budaya disini dapat berjalan apa adanya,” imbuhnya.

Namun demikian kegiatan sosialisasi tersebut mendapat tanggapan dari pemerhati Kesenian dan Kebudayaan Tangerang, Widi Hatmoko. Selain mengapresiasi, Widi menilai, sosialisasi pemilu 2019 merupakan kegiatan positif dan juga bukti nyata dari DKT yang selalu eksis untuk mencari bibit-bibit baru sebagai regenerasi seniman dan budayawan di Kota Tangerang.

“Kegiatan ini tentu harus dilestarikan dan juga harus lebih sering diadakan, hanya saja semangat anak – anak muda di sini perlu di akomodir lagi dalam melebarkan potensinya dibidang seni dan budaya, sebab aktivitas ini juga dapat menciptakan hal yang sangat Positif dalam pergaulan mereka,” tutup Widi.

Herpal

Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE