oleh

Keluarga Ini Selamat Usai Digulung Tsunami di Pantai Carita

PECAH tangis haru mewarnai kedatangan keluarga Manat Kamson Sinaga, warga Kompleks Perumahan Mekarasri II, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 23 Desember 2018 malam.

Manat Kamson Sinaga dan isteri, Lestina Tamba serta 4 orang anaknya adalah satu keluarga yang selamat usai disapu badai tsunami di Pantai Carita Anyer pada Sabtu 22 Desember 2018 malam.

Kamson beserta keluarganya yang saat itu sedang berlibur bersama 5 rombongan mobil keluarga lainnya ke Pantai Anyer sempat hilang kontak selama hampir 24 jam pasca peristiwa tersebut. Sontak, ini memicu kekhawatiran kerabat serta tetangganya yang mendengar tragedi tsunami yang menewaskan ratusan orang itu.

“Alhamdulillah, ini adalah keajaiban, setelah hampir 24 jam hilang kontak, dan berita simpang siur tentang keluarga Lay (Kamson-red) yang mengabarkan macam-macam, bahkan ada yang mengatakan sudah tidak ada, pulang dalam kondisi selamat,” ujar Widi Hatmoko, salah seorang tetangganya yang mengaku dipamiti oleh Kamson sebelum berangkat ke Anyar pada Sabtu pagi.

Saat para kerabat dan tetangga berdatangan ke rumahnya, Kamson mengaku sempat tersapu arus dan terombang-ambing selama kurang lebih 5 menit, dengan ketinggian ombak mencapai hampir menutup bangunan vila tempatnya menginap. Setelah kondisi air surut, ia baru sadar melihat sekelilingnya sudah rata, dan banyak orang sudah bergelimpangan.

Sambil mencari anak-anak dan isterinya, Kamson mengaku sempat membantu orang-orang yang dalam kondisi bergelimpangan dalam suasana gelap gulita. Ia terus berjalan menyusuri seluruh area hingga masuk ke kampung-kampung sekitar terjangan tsunami, dan baru bisa bertemu pada Minggu 23 Desember 2018 sekitar pukul 8 pagi.

“Pagi saya baru bisa bertemu anak-anak dan isteri. Puji Tuhan anak-anak dan isteri saya selamat,” katanya.

Ia bertemu dengan keluarganya setelah warga setempat membantu mengevaluasi dirinya yang sempat kelelahan dan tergeletak di suatu tempat.

Dalam peristiwa ini, kata Kamson, ada 7 orang yang meninggal dalam rombongannya, termasuk adik iparnya, suami-isteri meninggal. Kamson sendiri mengalami luka dan memar pada bagian kaki, tangan dan beberapa bagian tubuh. Isterinya, Lestina Tamba memgalami patah kaki bagian kanan saat terseret arus serta tubuhnya terombang-ambing dan tebentur benda keras. Sedangkan 4 anaknya dalam kondisi trauma dan mengalami luka ringan.

Helmi

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE