Dari Jogetan Prajurit Kompeni Jadi Tarian Khas Purworejo

Penampilan tari ndolalak di panggung seni budaya Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Banten di Mardigras Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

GELIAT tari ala kompeni Belanda, diiringi kolaborasi musik gemelan dan modern menghentak panggung.  Irama tembang Jawa dilantunkan, menjadikan tarian tradisional khas Purworejo, Jawa Tengah, yaitu Ndolalak ini menjadi sangat religius.

Iswanto, salah seorang pengasuh Sanggar Tari Ndolalak “New Tresno Budoyo” menjelaskan, kesenian ini muncul sekitar tahun 1922-an, saat kompeni Belanda berkuasa di wilayah Indonesia, tepatnya daerah Purworejo. Tarian ini mulanya adalah tarian yang dimainkan oleh para prajurit kompeni saat jaga malam, untuk mengisi kekosongan waktu dan menghilangkan rasa kantuk, sambil menunggu pergantian jaga.

Dari situlah, karena ternyata tarian ini banyak diminati kala itu, berkembang dan menjadi salah satu kesenian rakyat dan tumbuh subur di daerah tersebut. Irama musik tari ndolalak ini sendiri, awalnya hanya terdiri dari dua irama ‘not’ saja, yaitu “Do” dan “La”. Sehingga, untuk mempermudah menyebut tarian yang saat itu belum memiliki nama itu, disebutlah “Dolala”. Untuk mempermudah gaya bahasa masyarakat Purworejo, yaitu masyarakat yang berbahasa Jawa, disebutlah “Ndolalak”.

Dan, tarian dolalak yang dulunya dimainkan oleh para kaum pria ini, sekarang berkembang dan banyak dimainkan oleh para wanita.

“Ini dulunya tarian kompeni waktu jaga malam. Sambil nunggu gantian jaga, supaya tidak ngantuk mereka menari-nari seperti ini. Tapi sekarang sudah dikembangkan dan dikreasikan lagi menjadi sebuah seni hiburan,” ujar Iswanto kepada lensapena.id.

Grup tari ndolalak “New Tresno Budoyo” ini, kata Iswanto, adalah grup seniman urban asal Purworejo yang hidup merantau di Tangerang. Namun, seiring perkembangan waktu, para penari ini tidak lagi dimainkan oleh seniman dan seniwati dari Purworejo, tapi juga daerah lain, seperti Wonosari, Yogyakarta dan juga Lampung.

Weha

Baca juga:

  1. Gelar Pameran TTG Ke-XIII: Wilayah Pesisir Tangerang Menjadi Prioritas
  2. Tipu Orang Hingga Miliaran Rupiah, Polisi Gadungan Digelandang Tim Elang Cisadane
  3. Seni Jaranan dan Simbol Gagahnya Pasukan Kaveleri Tempo Dulu

 

Penulis: 
    author

    Posting Terkait