Terkait Uang ‘Tour’, Kepsek: Akan Dikembalikan Bertahap

KEPALA Sekolah SMP Negeri 02 Cikupa, Kabupaten Tangerang, Ujang Eman, berjanjiakan bertanggung jawab mengembalikan uang ‘tour’ perpisahan ke Jogja yang gagal diselenggarakan. Namun, hanya akan dikembalikan Rp1juta, dan pengembaliannya dilakukan secara bertahap.

Untuk tahap pertama, kata Ujang, akan diberikan mulai besok Selasa 14 Mei 2019 yaitu sebesar Rp500 ribu persiswa atau wali murid. Untuk tahap berikutnya, Rp500 ribu lagi akan dikembalikan sehabis lebaran.

“Kami dari pihak sekolah tidak akan lepas dari tanggung jawab, dan akan kita kembalikan. Wali murid harus bersabar. Karena uang tersebut sebagian sudah kita setorkan kepada pihak travel, dan kami menunggu pengembalian dari pihak travel. Kalau sepakat, nanti akan kita kembalikan bertahap,” ujar Ujang Eman saat memberikan penjelasan kepada wali murid, Senin 13 Mei 2019.

Ujang juga merincikan, kegiatan ‘tour’perpisahan ke Jogja SMP Negeri 02 Cikupa tersebut, persiswa diwajibkan membayar uang sebesar Rp1,3 juta. Menurut Ujang, iuran sebesar Rp1,3 juta tersebut dikali sekitarsekitar 350 siswa, atau terkumpul uang sekitar Rp455 juta.

Uang tersebut akan digunakan untuk biaya transportasi perjalanan 2 hari pulang pergi, akomudasi (menginap di hotel 2 malam) dengan konsumsi serta tiket masuk ke tempat wisata sekitar Rp300 juta, dan sudah dibayarkan kepada pihak travel adalah Rp275 juta. Sedangkan sisanya, sekitar Rp155 juta digunakan untuk biaya perpisahan.

Karena kegiatan ‘tour’gagal, perpisahan dilaksanakan di gedung sekolah tersebut, dengan biaya sisa uang yang sudah disetorkan kepada pihak NAEYLA Travel, yang mengelola kegiatan tersebut.

Saat ditemui wartawan, pihak travel yang berkantor di Jalan Raya Serang, Km 19 Cibadak, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Aep, tak mau banyak berkomentar. Ia hanya mengaku akan bertanggung jawab.

“Kami akan bertanggung jawab, dan kita sudah sepakat dengan pihak sekolahdan wali murid. Kita bertanggung jawab,” ucapnya singkat.

Wid

Penulis: 
    author

    Posting Terkait