Anda Pencinta Kopi? Ini Dia Efek Sampingnya!

NGOPI adalah meminum hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Minum kopi akan terasa nikmat jika disedu dengan air panas, dan diminum hangat.

Budaya ngopi ini juga sudah sangat populer, tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Jadi tak heran, jika di setiap sudut kota banyak terdapat kedai kopi, baik yang kelas murah meriah alias kaki lima sampai dengan yang high class.

Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Di Indonesia jenis kopi ini banyak terdapat di daerah-daerah pegunungan, seperti di Jawa Tengah tepatnya di daerah Semarang: terkenal dengan istilah Kopi Banaran dan Kopi Kelir, atau di Sumatera Barat terkenal dengan Kopi Paranginan dan lain sebagainya.

Nah, jika anda seorang pencinta kopi, ternyata ada beberapa hal yang perlu diketahui. Karena ternyata minum kopi ada efek samping yang ditimbulkan, baik yang positif maupun negatif bagi kesehatan.

Efek positif kop

  1. Kopi dapat mengurangi risiko terkena pengakit Parkinson.
    Pengakit Parkinson (paralysis agitans) adalah penyakit degeneratif syaraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 (An Essay on the Shaking Palsy) oleh Dr. James Parkinson.
  2. Kopi dapat mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.
    Penyakit Alzheimer adalah sebutannya alz-zhai-me, merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Penyakit Alzheimer bukannya sejenis penyakit berjangkit. Penyakit Alzheimer adalah keadaan di mana daya ingatan seseorang merosot dengan tajam sehingga pengidapnya tidak mampu mengurus diri sendiri.
  3. Kopi dapat membantu meredakan sakit kepala, Kandungan kafein dapat membantu meningkatkan efek obat-obatan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit sementara seperti aspirin, midol dan excedrin. Banyak dari obat sakit kepala dan migrain mengandung kafein dalam jumlah kecil.
  4. Kopi dapat membantu meningkatkan memori jangka pendek manusia. Hal ini terutama disebabkan karena kafein yang dikandungnya bereaksi secara kimia menstimulasi dan membantu kita untuk menangkap dan fokus terhadap informasi yang diterima lebih baik untuk jangka pendek tertentu.
  5. Kopi dapat membantu meredakan sakit kepala, Kandungan kafein dapat membantu meningkatkan efek obat-obatan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit sementara seperti aspirin, midol dan excedrin. Banyak dari obat sakit kepala dan migrain mengandung kafein dalam jumlah kecil.
  6. Kopi merupakan diuretic yang baik. Minum kopi membuat orang lebih sering buang air kecil. Ini bagus untuk membantu tubuh membuang semua zat-zat ataupun kandungan yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Kopi juga membantu mengurangi risiko terkena batu ginjal.
  7. Kopi merupakan antioksi dan efektif. Antioksidan adalah substansi yang diperlukan tubuh untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas terhadap sel normal, protein, dan lemak. Antioksi dan menstabilkan radikal bebas dengan melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki radikal bebas, dan menghambat terjadinya reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas yang dapat menimbulkan stres oksidatif. Ada beberapa bentuk antioksidan, di antaranya vitamin, mineral, dan fitokimia. Berbagai tipe antioksidan berkerja bersama dalam melindungi sel normal dan menetralisir radikal bebas.

Efek negatif kopi

  1. Kafein dalam kopi bisa menyebabkan inkontinensia-tidak dapat mengontrol buang air kecil. Sebuah penelitian di Universitas Alabama menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi banyak kafein 70 persen lebih mungkin mengalami inkontinensia.
  2. Efek minum kopi dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Orang yang mengonsumsi minuman berkafein sering merasakan sakit perut atau gangguan pencernaan. Ini terutama terjadi ketika minuman dikonsumsi saat perut kosong.
  3. Kopi menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
  4. Efek kafein dalam kopi dapat menyebabkan insomnia. Kafein dalam sistem seseorang pada waktu tidur dapat menyebabkan gejala insomnia.
  5. Kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Sementara sesekali dosis kafein dapat meringankan gejala sakit kepala, penggunaan kafein yang berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala dan menyebabkan migrain. Kafein juga bisa mengurangi kesuburan pada wanita. Sebuah penelitian dari The University of Nevada School of Medicine menunjukkan bahwa kafein dapat mengurangi peluang seorang wanita untuk hamil sekitar 27 ersen.
  6. Kafein mungkin tidak sehat untuk penderita diabetes tipe 2. Sebuah studi yang dilakukan oleh American Diabetes Association menunjukkan bahwa kafein merusak metabolisme glukosa pada mereka yang menderita diabetes tipe 2.
  7. Minum kopi menyebabkan kontraksi jantung yang lebih kuat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah minum kafein, jantung menghasilkan lebih banyak kontraksi yang kuat. Tidak jelas apakah ini memiliki implikasi kesehatan jangka panjang kecuali bagi mereka dengan kondisi kesehatan yang diketahui.
  8. Bahaya minum kopi bagi wanita berisiko keguguran. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, mengonsumsi setidaknya dua minuman berkafein sehari selama minggu-minggu sebelum konsepsi sedikit meningkatkan risiko keguguran.

Widi/Berbagai sumber

BACA JUGA:
Jangan Ngaku ke Prembun Kalau Tidak Beli Bangkuang
8 Serabi dari Berbagai Daerah di Indonesia

Penulis: 
    author

    Posting Terkait