oleh

Unbaja Bakal Gelar Lomba Debat Empat Pilar Kebangsaan

LENSAPENA – Dalam rangka milad Universitas Banten Jaya (Unbaja) ke- 8, Himpunan Mahasiswa Civics Universitas Banten Jaya (HMCB) akan menyelenggarakan kegiatan Civics Skill Competition (CSC) Jilid II: Lomba Debat Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “Peran Pelajar dalam Menyikapi Empat Pilar Kebangsaan” antar siswa SMA/SMK/MA/Sederajat se-Provinsi Banten pada tanggal 02 s.d. 04 September 2019 di Auditorium Unbaja (Kampus 1).

Juri pelaksanaan dalam debat rencananya akan hadir dari berbagai latar belakang yang berbeda, di antaranya Kaprodi PPKn Unbaja: Lina Marlina, M.Pd, Staf Ahli Wakil Ketua DPRD: Drs. Abdul Jala, M.Si dan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Ketua Pelaksana CSC, Rai Robbi Rafsanjani mengatakan pihaknya sangat bangga sekali dapat mengadakan lomba debat yang pertama kali diadakan di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

“Dengan diadakan lomba debat ini menjadi wadah siswa menunjukkan argumentasinya, menumbuhkan rasa nasionalisme, meningkatkan kemampuan dan melatih penalaran dalam bidang keilmuan untuk tukar pendapat dan pemikiran,” katanya saat di temui di Kampus Unbaja.

Ia pun mengatakan lomba ini akan jadi wadah aktualisasi siswa dalam berkomunikasi.

“Untuk pendaftaran lomba dibuka mulai tanggal 02 s.d. 28 Agustus 2019,” imbuh Rai.

Untuk hadiah lomba Debat Empat Pilar Kebangsaan sangat beragam, mulai dari piala, sertifikat, voucher beasiswa dan uang pembinaan.

Ketua Umum HMCB, Nibras Shohwatul Islam mengatakan lomba debat ini sangat positif lantaran melatih peserta untuk dapat menuangkan pikirannya secara sistematik dan artikulatif.

“Untuk memiliki kemampuan ini peserta harus memiliki budaya literasi, hal ini sangat dibutuhkan untuk menampung wawasan berpikir peserta” katanya.

Ia juga berharap lomba ini banyak yang berpartisipasi. Sebab, kegiatan ilmiah menjadi bagian dari melatih siswa dalam berdiskusi.

“Yang jadi masalah. Kadangkala kita tidak siap dengan adanya pro dan kontra menerima perbedaan pendapat. Tetapi dengan lomba debat ini kita dibiasakan untuk mengahadapi perbedaan pendapat dan membangun argumen berdasarkan basis data yang solid bukan hanya persepsi saja,” pungkasnya.

Empat Pilar Kebangsaan merupakan nilai-nilai luhur yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat, terlebih siswa sebagai kaum pelajar dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan negara yang adil makmur.

Gito Waluyo

Banner IDwebhost

Komentar

News Update