oleh

Ananta Wahana: Pentingnya Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan

Banner IDwebhost

Menularkan rasa cinta terhadap tanah air dengan menanamkan nilai-nilai falsafah bangsa menjadi tanggung jawab moral bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu, memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat menjadi sangat penting, terutama pada generasi milenial.

Demikian dikatakan Ananta Wahana, Calon Anggota DPR RI terpilih dari Dapil Banten III yang rencana akan dilantik pada 1 Oktober 2019 mendatang saat berdiskusi sebelum mengikuti Pendidikan Lemhannas beberapa waktu lalu.

Menurut Ananta, melihat perkembangan revolusi informasi, teknologi, dan komunikasi yang terus merangsek ke dunia multi dimensi, pendekatan terhadap generasi muda milenial harus harus dibarengi dengan memberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Agar moralitas serta kecintaan pada diri sendiri dan bangsanya tidak tergerus oleh pengaruh negatif yang datangnya lewat teknologi.

“Generasi kita sekarang ini dalam ancaman dekadensi moral. Artinya, nilai-nilai budaya dan kebangsaan akan mudah tergerus. Apalagi dengan santernya berita-berita ‘hoax’, ini bisa merusak mental mereka. Sehingga rasa persatuan dan kesatuan yang seharusnya dipelihara, terpecah belah. Dan ancaman ini, bisa saja datang dari luar atau dalam negeri sendiri,” papar Ananta Wahana.

Untuk itu, lanjut Ananta, dalam menjalankan tugasnya sebagai Anggota DPR RI nanti, dirinya sudah menyiapkan formulasi agar bagaiman masyarakat, terutama generasi milenial bisa lebih memahami serta mengimplementasikan empat pilar kebangsaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari; yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Pendekatan ini,kata Ananta, bisa saja dikemas ketika dalam kegiatan reses, atau menghidupkan rumah Dapil.

Hal ini juga menurut Ananta, sudah ia lakukan dari awal berdirinya Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis (PKKT) yang ia kelola sejak 2012 lalu. Diantaranya adalah “Pembasisan Pancasila”.

“Kita sudah lakukan itu, yaitu Pembasisan Pancasila. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, kita juga harus bisa mengikuti apa yang menjadi keinginan masyarakat, terutama generasi muda milenial ini. Kita bisa menularkan tentang pemahaman empat pilar kebangsaan ini sebagai falsafah bangsa dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang menyenangkan bagi mereka. Bisa dengan kegiatan diskusi, atau kegiatan-kegiatan menyenangkan lainnya” tandas Ananta.

Dengan ia mengikuti Pendidikan Lemhannas tersebut, nantinya diharapkan akan menambah wawasan tentang kegangsaan, yang tentu saja bisa ditularkan kepada masyarakat, terutama generasi muda milenial sebagai pemegang setafet masa depan bangsa.

Widi. H

Komentar

News Update