oleh

Lomba Mendongen, Juri Siapkan 5 Aspek Penilaian

LENSAPENA – Lomba mendongeng tingkat SD dan SMP yang diselengggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsib Kabupaten Tangerang, akan dibuka Kamis 12 September 2019, yaitu di wilayah Kecamatan Teluknaga. Dalam kegiatan ini, tim juri yang terdiri dari para Seniman Dongen, Penulis dan Jurnalis ini, akan memberikan beberapa aspek penilaian. Mulai dari penguasaan materi dongeng yang dilombakan, performance atau penampilan, vokalitas, ketepatan waktu, dan improvisasi peserta saat di atas panggung.

“Ada beberapa penilaian, mulai dari penguasaan materi, performance, vokalitas dan improvisasi. Dalam performance ini nantinya ada beberapa kreteria penilaian, termasuk etitut, kerapian dan kesuaian kostum dengan tema cerita, penguasaan panggung, blocking dan lain sebagainya. Begitu pun dalam vokalitas, ini termasuk intonasi, tempo serta artikulasi, yaitu kejelasan suara atau bahasa yang disampikan,” ujar Mimi. CH, salah seorang dewan juri saat rapat persiapan penjurian di Gedung Perpustakaan Kabupaten Tangerang, Senin 9 September 2019.

Sedangkan untuk aspek penguasaan materi, kata Mimi, akan dilihat sejauh mana kemampuan peserta dalam menyampaikan dan menghayati isi cerita, serta kesesuaian isi atau materi cerita yang didongengkan. Termasuk bagaimana para peserta mngekspresikan tokoh-tokoh dalam cerita yang dibawakan.

“Sedangkan untuk waktu, ini antara 7 menit hingga 15 menit. Sedangkan improvisasi ini meliputi sejauh mana kreativitas peserta dalam menyampaikan isi cerita dengan hal-hal baru yang unik dan memiliki nilai estetika seni, dengan tidak melenceng atau menghilangkan alur cerita,,” paparnya.

Kabid Deposit dan Kerjasama pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang, H. Ilyas, menjelaskan, sebelum dibawa ke tingkat kabupaten, terlebih dahulu peserta dilombakan di tingkat wilayah yang terbagi dalam 5 titik lokasi: yaitu wilayah utara digelar di dua tempat, Kecamatan Mauk dan Kecamatan Teluknaga; wilayah barat terpusat di Kecamatan Kresek; wilayah selatan di Kecamatan Curug; dan wilayah timur di Kecamatan Pagedangan.

“Dari setiap juara di tingkat wilayah ini, nantinya akan kita lombakan lagi di tingkat kabupaten. Dan, untuk juara di tingkat kabupaten ini nanti akan didelegasikan menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang untuk lomba di tingkat provinsi Banten,” ujar H. Ilyas.

Menurut Ilyas, selain membangun kreativitas dan karakter anak-anak, baik di tingkat SD maupun SMP lewat dunia mendongeng, diharapkan bisa mendongkrak minat baca di wilayah Kabupaten Tangerang.

Adapun materi cerita yang dilombakan, kata Ilyas, adalah cerita-cerita legenda Kabupaten Tangerang seperti legenda Teluknaga, Legenda Tigaraksa, Legenda Cisoka, dan lain sebagainya. Materi lomba sudah, lanjut Ilyas, sudah bagikan dalam bentuk buku kepada peserta.

Widi

Banner IDwebhost

Komentar

NEWS UPDATE