oleh

Melawan Petugas, Dua Pelaku Pemalakan “Didor” Kakinya

LENSAPENA – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat pimpinan Kanit Kriminal Umum Iptu Dimitri Mahendra bersama tim Jatanras pimpinan Ipda Ruben George, berhasil melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) pelaku tindak pidana pemalakan yang sempat viral di media sosial pada 05 september 2019 lalu.

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra mengungkapkan, kejadian bermula saat korban melintas di Jalan Daan Mogot Pesing Kebon Jeruk, tiba-tiba didatangi 2 orang tak dikenal, dimana salah satu pelaku menggedor-gedor kap mesin mobil milik korban sambil memaksa meminta uang dengan ancaman kekerasan.

Dari dasar laporan yang dibuat korban dan adanya video viral terkait peristiwa tersebut, selanjutnya anggota opsnal Kriminal umum Subnit Jatanras melakukan penyelidikan serta observasi.

“Kita tangkap dua orang tersangka yakni JAF (39) dan A alias F (39) di Putaran Pesing Garden Depan Ruko Grend Mantion, Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Senin 09 September 2019,” ungkap Dimitri, Rabu 11 September 2019.

Pada saat akan ditangkap, kedua pelaku berusaha mencoba melawan petugas, hingga akhirnya dapat dilumpuhkan dengan memberikan tindakan tegas dan terukur.

“Karena para pelaku berusaha menyerang petugas, dilakukan tindakan tegas terukur,”tambahnya.

Masih dikatakannya, peran kedua tersangka ini melakukan pemalakan dengan berbagi tugas, JAF berperan memalak korban untuk memperoleh uang dengan menggedor-gedor mobil korban, kalau korban tidak memberikan uang, korban tidak boleh melewati jalan. Sedangkan tersangka A berperan menghadang mobil lain dari belakang dengan menduduki kap mobil milik orang lain.

Adapun barang bukti yang diamankan antaranya satu baju dan celana yang dipakai oleh salah satu pelaku pada saat melakukan tindak pidana pemerasan,

Uang sejumlah Rp.67.500,-, dompet coklat bersama identitas salah satu pelaku, serta rekaman video yang disebarkan melalui salah satu aplikasi Media Sosial ( Instagram ). “Kepada kedua tersangka kita jerat Pasal 335 ayat (1) dan Pasal 368 KUHP,” tandasnya.

Indra

Banner IDwebhost

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Update