oleh

Wisata Teluk Kiluan dan Legenda Raden Mas Arya

Banner IDwebhost

LENSAPENA – Kabupaten Tanggamus adalah salah satu daerah tingkat dua di wilayah Provinsi Lampung. Daerah ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Lampung Selatang. Selain memiliki pemandangan alam pegunungan yang cantik, Kabupaten Tanggamus juga memiliki alam wisata pantai yang menakjubkan.

Salah satunya adalah Teluk Kiluan. Teluk Kiluan berlokasi di kawasan pantai Pekon, Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus. Kawasn ini memiliki legenda yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat daerah tersebut.

Di kawasan yang dulunya adalah sebuah Umbul atau perladangan masyarakat Pekon Bawang, dipercaya ada seorang pendatang yang sangat tinggi kesaktiannya, yaitu Raden Mas Arya. Salah satu kesaktian yang dimiliki oleh Raden Mas Arya adalah, ia bisa mengetahui kapan ajalnya tiba. Legenda Tekuk Kiluan tentang Raden Mas Arya ini juga diyakini pada masa runtuhnya Majapahit dan masuknya Agama Islam di Nusantara.

Saat ini, kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi wisata favorit di daerah Lampung. Di kawasan pantai ini terdapat ratusan lumba-lumba, habitat penyu hijau dan penyu sisik. Selain itu, hutan di sekitar Pulau Teluk Kiluan ini juga terdapat habitat siamang, simpai dan kukang. Ratusan jenis burung yang hidup di alam bebas di kawasan wisata tersebut, juga menjadi salah satu daya tarik wisata di Teluk Kukang.

Salah satu kisah legenda tentang Raden Mas Arya ini adalah ketika pada suati hari, ada seorang yang tidak kalah saktinya ingin mengajaknya berduel. Orang ini disebut-sebut sebagai seorang jawara, guru silat dari Kota Agung, yaitu sebuah tempat yang saat ini menjadi nama salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Tanggamus.

Sebelum mereka duel adu kesaktian, Raden Mas Arya memiliki firasat jika ia bakal mati dalam pertarungan tersebut. Karena, sebelum mereka bertanding adu kanuragan, orang yang menantangnya berduel ini sudah diketahui oleh Raden Mas Arya, jika ia telah lebih dulu tahu kelemahan Raden Mas Arya.

Dari situlah, sebelum ia bertarung, Raden Mas Arya berpesan dengan orang sakti si guru silat tersebut, agar jika ia tewas dalam pertarungan itu, ia dimakamkan di sebuah pulau yang saat ini dikenal sebagai Pulau Teluk Kiluan. Dan, ternyata benar, Raden Mas Arya mati dalam pertarungan itu.

Nah, jika Anda berkunjung ke Pulau Kiluan, dan melihat ada gundukan batu yang berada di tepat yang lebih tinggi, itulah yang dipercaya sebagai makam Raden Mas Arya.

Seorang aktivis Yayasan Cinta Kepada Alam (Cikal), Yeyek, mengatakan bahwa hingga saat ini legenda tersebut masih dipercaya oleh masyarakat di sekitar Teluk Kiluan. Bahkan, makam tersebut menjadi makam yang dikeramatkan. Pada waktu-waktu tertentu, kata Yeyek, di bukit di tengah pulau itu sering dijadikan tempat untuk ritual.

“Legendanya seperti itu, tapi yang harus dijaga adalah kelestarian pulau beserta seluruh habitat laut di kawasan itu sebagai daya tarik wisata pulaunya,” katanya.

Widi/Berbagai sumber

Komentar

News Update